Saparua – Satu unit kapal cepat KM Express Bahari 9B terbakar di Dermaga Pelabuhan Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, pada Selasa malam (21/4/2026) sekitar pukul 21.50 WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh badan kapal ludes dilalap api dengan kerugian materiel ditaksir mencapai Rp900 juta. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kapal tersebut dijadwalkan berangkat menuju Tulehu pada Rabu pagi, 22 April 2026.
Berdasarkan keterangan saksi, Rusli Rumalean (38), kapten kapal, saat kejadian dirinya sedang beristirahat di ruang VIP usai makan. Tiba-tiba lampu kapal padam dan terlihat asap naik dari bagian buritan menuju ruang VIP. Ia kemudian berlari ke kamar mesin untuk melakukan pengecekan.
“Sampai di kamar mesin asap sudah tebal. Saya ambil APAR untuk padamkan api, tapi api tidak bisa dipadamkan dan saya sudah susah bernapas. Saya keluar ke pelabuhan minta tolong warga,” ujarnya.
Saksi lainnya, Adri Lumunon (61), masinis kapal, menjelaskan dirinya baru saja menjalankan mesin kiri sebagai persiapan keberangkatan esok pagi. Setelah itu ia naik ke ruang C untuk mengecek telepon genggam yang sedang diisi daya.
“Tiba-tiba lampu kapal mati. Saya lihat ABK Goldy lari ke kamar mesin, saya ikut. Sampai di kamar mesin asap sudah tebal. Kami ambil alat pemadam dan semprot ke arah asap, tapi asap terlalu tebal. Kami keluar ke pelabuhan minta tolong warga,” katanya.
Sementara itu, Goldy Payer (27), oiler atau ABK mesin, menuturkan dirinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan APAR, namun kobaran api semakin membesar disertai asap pekat.
“Sampai di kamar mesin api sudah besar dan asap tebal. Saya coba padamkan pakai APAR tapi tidak berfungsi. Saya lari ke ruang VIP ambil APAR tabung biru, semprot dari jendela blower kanan, tapi api tidak bisa mati dan saya tidak bisa napas,” jelasnya.
Api akhirnya menghanguskan seluruh badan kapal. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber kebakaran. (*)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

