Namrole – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan dalam mengembalikan layanan transportasi udara akhirnya membuahkan hasil. Setelah sempat terhenti selama beberapa bulan, maskapai Trigana Air dipastikan kembali melayani rute Ambon–Namrole dan Namrole–Ambon mulai Senin, 20 Juli 2026.
Kembalinya penerbangan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Buru Selatan yang selama ini mengeluhkan terbatasnya akses transportasi udara. Keberhasilan itu juga dinilai sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya konektivitas antarwilayah.
Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily, mengatakan, beroperasinya kembali Trigana Air merupakan hasil komunikasi intensif dan koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dengan manajemen maskapai.
"Sudah, pesawat Trigana akan kembali melakukan penerbangan mulai Senin depan dengan rute Ambon - Namrole dan Namrole - Ambon," ujar Selsily saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi agar masyarakat kembali memperoleh layanan transportasi udara yang memadai. Berbagai pembahasan dilakukan bersama pihak Trigana hingga akhirnya tercapai kesepakatan untuk membuka kembali penerbangan.
Selsily menjelaskan, pada tahap awal Trigana Air akan melayani penerbangan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat.
Ia berharap beroperasinya kembali maskapai tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat aktivitas pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan yang selama ini sangat bergantung pada akses transportasi udara.
Terkait harga tiket, Selsily meminta masyarakat menghubungi penanggung jawab Trigana Air di Kabupaten Buru Selatan agar memperoleh informasi resmi.
"Untuk memastikan bahwa Trigana kembali melayani rute Ambon–Namrole dan sebaliknya, sekaligus memastikan harga tiketnya, silakan menghubungi Pak Gusti selaku penanggung jawab Trigana di Kabupaten Buru Selatan," katanya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Trigana Air Kabupaten Buru Selatan, Gusti, membenarkan bahwa layanan penerbangan kembali dibuka setelah sempat berhenti akibat kondisi ekonomi dunia yang memengaruhi operasional maskapai.
Menurutnya, keputusan untuk kembali terbang merupakan hasil koordinasi dan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dengan pihak Trigana Air, termasuk penyesuaian skema subsidi serta strategi operasional agar layanan penerbangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Iya, Senin tanggal 20 Juli mulai penerbangan Ambon–Namrole dan Namrole–Ambon. Jadwalnya satu minggu dua kali penerbangan pulang pergi," jelas Gusti melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/7/2026).
Ia juga merinci tarif penerbangan yang mulai berlaku, yakni Rp675.000 untuk rute Ambon–Namrole, sedangkan rute Namrole–Ambon sebesar Rp625.000.
"Pada hari Senin dan Jumat, pesawat berangkat dari Ambon pukul 08.00 WIT dan diperkirakan tiba di Bandara Namrole pukul 08.45 WIT," tambahnya.
Kembalinya Trigana Air dinilai menjadi salah satu capaian penting Pemkab Buru Selatan dalam menjawab aspirasi masyarakat. Kehadiran kembali jalur penerbangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas daerah, memperlancar distribusi barang dan jasa, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka akses yang lebih cepat bagi masyarakat menuju Kota Ambon maupun sebaliknya.
Dengan beroperasinya kembali Trigana Air, komitmen Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di bawah kepemimpinan Bupati La Hamidi dan Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily untuk menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik bagi masyarakat mulai menunjukkan hasil nyata. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa komunikasi yang intensif dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pihak maskapai mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan transportasi udara yang telah lama dinantikan warga Buru Selatan. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

