Kegiatan yang berlangsung penuh kekeluargaan dan nuansa religius ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Buru Selatan La Hamidi bersama Wakil Bupati, anggota DPRD asal PKS, jajaran fungsionaris DPD PKS, pimpinan OPD, perwakilan Polres Buru Selatan, Ketua MUI Bursel, pimpinan OKP dan ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para penerima santunan.
Ketua DPD PKS Buru Selatan, Husen Souwakil, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum buka puasa bersama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun komunikasi dan memperkuat persaudaraan di tengah dinamika sosial dan politik saat ini.Menurutnya, di tengah situasi efisiensi anggaran dan berbagai tantangan daerah, silaturahmi menjadi kunci untuk menghindari prasangka dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kalau katong banyak silaturahmi, maka dugaan-dugaan yang tidak berdasar itu bisa diluruskan. Silaturahmi itu kata Nabi membawa dua manfaat: dilapangkan rezeki dan dipanjangkan umur. Semoga kita semua yang hadir dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya,” ujar Husen.
Ia juga menekankan pentingnya membangun iklim politik yang sejuk, santun, dan penuh etika menjelang berbagai momentum politik ke depan. Menurutnya, antar partai politik harus saling menguatkan dalam semangat kebersamaan membangun daerah.Dalam refleksi keagamaan, Husen mengutip dua istilah dalam Al-Qur’an, al-ju’ (kelaparan) dan al-khauf (ketakutan), yang menurutnya relevan dengan kondisi kekinian. Ia menjelaskan bahwa persoalan ekonomi dan rasa aman masyarakat harus menjadi perhatian bersama.
Secara khusus, Husen memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati dan Wakil Bupati atas sejumlah kebijakan yang dinilai berpihak kepada masyarakat, termasuk keputusan berani terkait kebijakan gaji paruh waktu di tengah postur APBD yang terbatas.“Bagi kami PKS, ini adalah keputusan luar biasa. Dengan APBD yang relatif kecil, tetapi ada keberanian mengambil kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini bagian dari upaya mencegah kelaparan dan ketakutan,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD PKS atas undangan dan konsistensi membangun kebersamaan antara partai politik dan pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya bersama Wakil Bupati merupakan bentuk komitmen menjaga sinergi dan komunikasi yang telah terjalin selama ini.
“Silaturahmi ini penting. Kalau ketong seng silaturahmi, maka muncul saling curiga. Dengan perbanyak silaturahmi, banyak hal bisa kita diskusikan dan luruskan bersama,” ungkapnya.
Bupati juga memaparkan bahwa pada 20 Februari lalu, dirinya bersama Wakil Bupati genap satu tahun menjalankan roda pemerintahan. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai langkah telah dilakukan meskipun dihadapkan pada tantangan skema penganggaran nasional yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi bukan berarti tidak adanya anggaran, melainkan perubahan pola distribusi yang kini lebih terpusat di pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga.
“Uang itu ada, tetapi ditarik ke pusat lalu didistribusikan melalui kementerian dan lembaga. Tugas kita sekarang menyiapkan proposal yang matang dan sesuai dokumen perencanaan agar bisa mendapatkan perhatian pusat,” jelasnya.
Bupati menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat, mulai dari beasiswa, bantuan rumah ibadah, pembangunan infrastruktur hingga penataan kota, tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Namun dengan keterbatasan dana transfer yang sebagian besar terserap untuk belanja dasar pemerintahan, dibutuhkan perjuangan ekstra dalam mengakses dukungan pusat.
“Kami tidak menolak aspirasi. Kami menampung semuanya dan akan memperjuangkannya. Upaya maksimal sudah kami lakukan, selebihnya kita perkuat dengan doa,” ujarnya.
Ia juga berharap jejaring PKS di tingkat pusat dapat menjadi jembatan strategis dalam memperjuangkan berbagai kebutuhan Kabupaten Buru Selatan, sehingga cita-cita mewujudkan Bursel yang lebih maju dan sejahtera dapat terwujud.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, DPD PKS Buru Selatan menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu yang berhak menerima. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen PKS dalam menghadirkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kandepag) Buru Selatan, yang mengajak seluruh hadirin menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat persatuan, dan memperbanyak doa demi kemajuan daerah.
Suasana kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini memperlihatkan sinergi positif antara partai politik, pemerintah daerah, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya. Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi moral dan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Melalui kegiatan ini, DPD PKS Buru Selatan dan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan menunjukkan komitmen bersama dalam membangun daerah dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan optimisme di tengah dinamika kebijakan nasional yang terus berkembang. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |




