Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

FH UKIM Cetak Sejarah di PATIMURA MCC 2026, Raih Juara II dan Borong Tiga Penghargaan Bergengsi

AMBON — Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II dalam ajang PATIMURA Moot Court Competition 2026 Piala Dekan III yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Pattimura.

Pengumuman pemenang disampaikan dalam closing ceremony yang berlangsung di Aula Fakultas Hukum Unpatti, Sabtu (23/05/2026).

Selain meraih posisi kedua, delegasi FH UKIM yang tergabung dalam Tim SALAHUTU juga sukses mendominasi penghargaan individu dengan meraih kategori Majelis Hakim Terbaik, Penuntut Umum (Jaksa) Terbaik, dan Penasihat Hukum (Advokat/Pengacara) Terbaik.

Kompetisi tersebut diikuti empat delegasi fakultas hukum di Maluku, yakni Fakultas Hukum Unpatti, Fakultas Hukum UKIM, Fakultas Hukum Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpatti Maluku Barat Daya (MBD), dan Fakultas Hukum PSDKU Aru. Pada ajang itu, Juara I diraih Fakultas Hukum Unpatti, sementara Juara III diraih Fakultas Hukum PSDKU MBD.

Dalam kompetisi tersebut, panitia menetapkan kasus posisi terkait “Tindak Pidana Perikanan di Wilayah Hukum Maluku”. Kajian itu dinilai relevan mengingat Maluku merupakan wilayah kepulauan dengan potensi sumber daya perikanan yang besar.

Mengacu pada kasus posisi yang diberikan, Tim SALAHUTU FH UKIM melakukan analisis hukum dan menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana khusus berupa tindak pidana pemalsuan dokumen Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) sebagaimana diatur dalam Pasal 94A jo Pasal 28A Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan jo Pasal 391 ayat (1) jo Pasal 392 huruf (g) jo Pasal 20 huruf (c) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Selain itu, tim juga menemukan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU jo Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Menariknya, Tim SALAHUTU merupakan hasil pembaruan dari tim internal Fakultas Hukum UKIM yang telah dibentuk sejak tahun lalu.

Meskipun dosen pendamping dan delegasi baru menerima Surat Keputusan (SK) satu minggu sebelum batas akhir pengumpulan berkas perlombaan, namun dalam waktu singkat tersebut tim berhasil menyusun seluruh dokumen persidangan mulai dari berkas penyelidikan hingga putusan.

Meski memiliki keterbatasan waktu, seluruh anggota tim yang merupakan mahasiswa semester IV dan belum pernah menempuh mata kuliah praktik beracara mampu tampil maksimal hingga meraih sejumlah penghargaan bergengsi.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras 18 anggota delegasi yang dipimpin Ketua Delegasi, Fred Maikel Rumetna, serta dukungan penuh para dosen pendamping, yakni Lience D. Ngilamele, S.H., M.H dan Imanuel J.A. Lawalatta, S.H., M.H.

Selain itu, Deotrich S. Sahetapy, S.H., M.H turut membantu secara teknis dan mendampingi tim selama proses perlombaan. Delegasi juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Program Studi Fakultas Hukum UKIM, Jessyca H. Picauly, S.H., M.H., sehingga tim tetap solid mengikuti kompetisi hingga selesai.

Perjalanan Delegasi SALAHUTU menuju kompetisi tidaklah mudah. Berbagai tantangan dihadapi sejak proses pemberkasan hingga simulasi persidangan, termasuk beberapa anggota delegasi yang sempat sakit saat kompetisi berlangsung.

Hal itu selaras dengan filosofi nama “SALAHUTU” yang ditetapkan panitia MCC Unpatti 2026, yang melambangkan salah satu gunung tertinggi di Maluku. Filosofi tersebut menggambarkan perjuangan panjang dan berbagai tantangan yang harus dilalui untuk mencapai puncak prestasi.

Namun berbagai hambatan itu tidak menyurutkan semangat Delegasi SALAHUTU untuk terus berjuang dan mengharumkan nama FH UKIM.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa meskipun Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia Maluku merupakan fakultas hukum baru di Provinsi Maluku yang berdiri pada 6 Mei 2020, namun mampu bersaing dengan fakultas hukum lainnya di Maluku, termasuk Fakultas Hukum Unpatti.

Capaian ini juga menjadi kejuaraan pertama yang berhasil diraih FH UKIM sejak didirikan dan diharapkan menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi lain di tingkat regional maupun nasional.

Sebagai informasi, PATIMURA Moot Court Competition merupakan ajang kompetisi peradilan semu yang diselenggarakan Fakultas Hukum Unpatti setiap dua tahun sekali dan terbuka bagi seluruh fakultas hukum di Maluku. (OR-MS)

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama