Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

PK STN Buru Selatan Temui Bupati La Hamidi, Sampaikan Aspirasi Krusial Petani dan Nelayan

NAMROLE — Pengurus Pimpinan Kabupaten (PK) Serikat Tani Nelayan (STN) Buru Selatan menemui Bupati Buru Selatan, La Hamidi, untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang masih dihadapi petani dan nelayan di lapangan.

Audiensi tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Buru Selatan, Jumat (11/9/2026), dalam suasana kekeluargaan dan terbuka. Pertemuan ini menjadi ruang strategis bagi STN untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat tani dan nelayan sekaligus mendorong adanya langkah konkret pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan sektor pertanian dan perikanan.

Rombongan PK STN Buru Selatan dipimpin langsung Ketua STN, Majid Takimpo. Dalam pertemuan tersebut, Bupati La Hamidi didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru Selatan.

Di hadapan Bupati dan jajaran pemerintah daerah, STN menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak untuk mendapat perhatian serius. Aspirasi tersebut tidak hanya menyangkut kebutuhan produksi, tetapi juga berkaitan dengan infrastruktur, permodalan hingga akses energi bagi nelayan.

Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah ketersediaan sarana produksi pertanian (saprodi). Petani masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pupuk dan benih berkualitas dengan harga yang terjangkau. Kondisi tersebut dinilai dapat berpengaruh langsung terhadap produktivitas dan keberlanjutan usaha tani masyarakat.

STN juga menyoroti kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi. Sistem pengairan, terutama yang mendukung lahan pertanian dan perkebunan sayur, dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah akses permodalan. STN mendorong agar kelompok tani maupun rukun nelayan mendapatkan kemudahan dalam memperoleh pembiayaan yang dapat digunakan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Tidak kalah penting, STN menyampaikan aspirasi terkait distribusi BBM bersubsidi bagi nelayan. Menurut STN, mekanisme penyaluran yang ada saat ini masih perlu dibenahi karena belum sepenuhnya efektif dan belum seluruhnya menjangkau rukun nelayan yang benar-benar membutuhkan.

Berbagai aspirasi tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya STN menjalankan fungsi organisasi dalam memperjuangkan kepentingan petani dan nelayan sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan sektor agraris dan kelautan di Buru Selatan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati La Hamidi menyambut baik audiensi yang dilakukan PK STN Buru Selatan. Ia mengapresiasi kepedulian organisasi tersebut karena telah membawa aspirasi masyarakat secara langsung kepada pemerintah daerah.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Buru Selatan berkomitmen untuk mengkaji dan menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan bersama perangkat daerah teknis terkait.

“Pemerintah daerah akan segera mengkaji dan berupaya mencari solusi terbaik bersama dinas terkait. Sektor pertanian dan perikanan adalah tulang punggung ekonomi daerah, sehingga kesejahteraan petani dan nelayan menjadi prioritas kami,” ujar La Hamidi.

Menurut Bupati, pemerintah daerah membutuhkan masukan langsung dari masyarakat dan organisasi yang bersentuhan dengan kondisi di lapangan. Aspirasi tersebut penting sebagai bahan evaluasi dalam menentukan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

La Hamidi juga menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan jalan keluar secara bersama-sama.

Bagi STN, audiensi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan suara petani dan nelayan tidak berhenti pada tingkat aspirasi, tetapi dapat menjadi bagian dari proses perumusan dan pengawalan kebijakan pemerintah daerah.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan Serikat Tani Nelayan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya kebijakan yang semakin berpihak pada petani dan nelayan, memperkuat sektor pertanian dan perikanan, serta membuka ruang yang lebih luas bagi peningkatan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Buru Selatan. (AL) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama