Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

KMHDI Maluku Dukung Groundbreaking PSN Blok Masela, Minta Pemerintah Utamakan Masyarakat Lokal

Ambon – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Organisasi mahasiswa tersebut menilai proyek energi berskala nasional itu menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pembangunan ekonomi di Provinsi Maluku sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Ketua KMHDI Maluku, Hitinesi Nahatue, mengatakan persiapan pelaksanaan groundbreaking yang tengah berlangsung diharapkan menjadi tonggak dimulainya pembangunan fisik proyek yang telah lama dinantikan masyarakat Maluku.

Namun demikian, menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi yang masuk, melainkan juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat lokal, khususnya warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

"Dukungan terhadap Proyek Blok Masela harus diiringi komitmen nyata pemerintah pusat, Presiden Prabowo Subianto, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan masyarakat lokal sebagai subjek utama pembangunan, bukan sekadar penonton di daerahnya sendiri," ujar Hitinesi, Selasa (14/7/2026).

Ia menegaskan, Blok Masela merupakan aset strategis nasional yang diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku apabila dikelola secara berpihak kepada daerah.

"Blok Masela merupakan aset strategis nasional yang diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan mendorong kesejahteraan masyarakat Maluku. Karena itu, masyarakat Maluku, khususnya Kepulauan Tanimbar, harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan proyek ini," katanya.

KMHDI Maluku meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, SKK Migas, dan seluruh perusahaan yang terlibat agar mengutamakan tenaga kerja lokal, memperluas program pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar proyek.

Menurut Hitinesi, keberadaan proyek bernilai investasi besar tersebut harus mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat ekonomi.

Selain aspek ekonomi, KMHDI juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta menghormati hak-hak masyarakat adat selama proses pembangunan berlangsung. Organisasi itu menilai pembangunan yang berkelanjutan harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan partisipasi masyarakat.

"Kami berharap pemerintah pusat memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada masyarakat lokal. Jangan sampai masyarakat yang hidup di sekitar kawasan proyek justru tidak memperoleh manfaat yang layak dari investasi strategis tersebut," tegas Hitinesi.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional di sektor energi, Blok Masela diproyeksikan menjadi penggerak utama industri migas Indonesia. Proyek tersebut diharapkan mampu membuka ribuan lapangan kerja, meningkatkan investasi, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku.

KMHDI Maluku berharap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Blok Masela dapat berjalan sesuai prinsip keadilan, keberlanjutan, dan keberpihakan kepada masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kepulauan Tanimbar maupun Maluku secara keseluruhan. (Rls) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama