Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Gemuruh Rindu Warga Kolaka di Makassar: Halal Bihalal KKIK Jadi Ajang Perekat Persaudaraan Perantau

Makassar – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti Lantai 2 Best Western Plus Hotel, Jalan Bontolempangan, Makassar, saat puluhan warga asal Kolaka berkumpul dalam momentum Halal Bihalal (HBH) Kerukunan Keluarga Indonesia Kolaka (KKIK) Makassar, Sabtu (25/4/2026) sore.


Mengusung tema “Merajut Kasih, Menjalin Persaudaraan dan Silaturahim dalam Ikatan Kasih HBH KKIK”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga ruang memperkuat ikatan batin sesama perantau asal Bumi Mekongga yang kini menetap di Kota Daeng dan sekitarnya.


Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan nuansa religius khas Idul Fitri 1447 Hijriah. Ketua Panitia, Hj. Nurfaidah Ambo Lau Al Aidal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Kolaka yang hadir.


“Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Ketua KKIK, Prof. H. Syamsul Bahri, serta partisipasi seluruh keluarga besar KKIK. Kami berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga, tidak hanya di momen lebaran, tetapi juga di waktu-waktu mendatang,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah warga Kolaka di Makassar diperkirakan mencapai 300 orang. Karena itu, ia mendorong pengurus KKIK untuk lebih aktif melakukan pendataan dan memperluas jangkauan silaturahmi agar organisasi semakin solid dan inklusif.


Sementara itu, Ketua KKIK Makassar, Prof. Syamsul Bahri, menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna lebih dalam dari sekadar tradisi saling memaafkan.


“Di tanah rantau, silaturahmi adalah kekuatan utama kita. Warga Kolaka di Makassar memiliki potensi besar, mulai dari akademisi, pejabat, TNI-Polri, legislator, hingga pengusaha. Ini adalah modal sosial yang harus dirawat bersama,” tegasnya.


Menurutnya, peran KKIK sangat strategis sebagai perekat seluruh elemen masyarakat Kolaka di perantauan, agar tercipta solidaritas yang kuat dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan.


“Hajat ini bukan hanya temu kangen, tetapi upaya mengikat kembali simpul persaudaraan. Sejauh apa pun kita melangkah, persaudaraan tetap yang utama,” tambahnya.


Penguatan organisasi juga disoroti Penasehat KKIK, Prof. Syahrir Malongi, yang mengusulkan agar kegiatan silaturahmi digelar secara rutin, misalnya melalui arisan bulanan.


“Pertemuan berkala penting agar hubungan kekeluargaan tidak terputus oleh kesibukan masing-masing,” katanya.


Acara turut dihadiri tokoh pengusaha Sulawesi Selatan, H. Bahar Ngitung, serta diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Drs. H. Agung Wirawan, M.Si. Suasana semakin semarak dengan hiburan musik yang mengiringi kebersamaan, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama dan jabat tangan hangat.


Momentum Halal Bihalal KKIK Makassar ini pun menjadi bukti bahwa di tengah hiruk pikuk perantauan, semangat persaudaraan warga Kolaka tetap hidup dan terus terjaga. (OR-J)

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama