Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkotika dengan menggelar Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba, Sabtu (25/4/2026) pagi, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman. Apel ini menjadi momentum penting dimulainya langkah nyata dan terukur dalam memperkuat sinergi lintas sektor menghadapi ancaman narkoba yang semakin masif dan terorganisir.
Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF. Haryanto, bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, Kepala BNNP Riau Brigjen Pol. Christ Reinhard Pusung, Kajati Riau Dr. Sutikno, serta jajaran Forkopimda lainnya. Bertindak sebagai komandan apel, AKBP Lilik Surianto mengomandoi pasukan gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Bea Cukai, Lapas, Avsec, hingga organisasi masyarakat Granat yang turut ambil bagian dalam operasi terpadu ini.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menegaskan bahwa kejahatan narkotika kini telah menjelma menjadi jaringan lintas wilayah bahkan lintas negara yang semakin kompleks. Karena itu, pembentukan Satgas Anti Narkoba menjadi langkah strategis untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan dalam satu komando. Fokus utama diarahkan pada penindakan tegas tanpa kompromi, pemetaan wilayah rawan, pemutusan jalur distribusi, hingga penguatan upaya pencegahan berbasis masyarakat melalui edukasi dan deteksi dini.
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan komitmen penuh TNI dalam mendukung pemberantasan narkoba di Riau. Ia menyebut kejahatan narkotika sebagai ancaman nyata yang dapat merusak bahkan memusnahkan generasi bangsa.
“Ini bukan sekadar penegakan hukum, tapi perang untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Semua elemen harus bergerak, tidak boleh ada yang tinggal diam,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan rompi secara simbolis kepada perwakilan pasukan, serta pembacaan dan penandatanganan Deklarasi “Riau Tangguh, Bersih dari Narkoba” sebagai bentuk komitmen bersama.
Apel yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini berjalan aman dan tertib. Kehadiran Satgas Terpadu diharapkan mampu mempersempit ruang gerak sindikat narkotika di Riau, sekaligus memperkuat upaya pencegahan yang berkelanjutan demi melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. (OR-Rls)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

