Namrole - Dinamika politik internal Partai Golkar Kabupaten Buru Selatan (Bursel) memasuki babak krusial. Figur kuat dan berpengalaman, Asriyadi Tomia, resmi mengembalikan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Bursel periode 2025–2030, sekaligus memastikan dirinya menjadi calon tunggal dalam kontestasi tersebut.
Sebelumnya, Tomia mengambil formulir pendaftaran pada 5 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIT. Hingga batas akhir pengembalian berkas pada Senin, 6 April 2026 pukul 24.00 WIT, hanya dirinya yang mengembalikan formulir di Sekretariat Partai Golkar. Fakta ini menegaskan kuatnya dominasi dan kepercayaan kader terhadap kepemimpinan Tomia.
Berdasarkan penelusuran, keputusan Tomia untuk mengembalikan berkas bukan tanpa dasar. Ia telah mengantongi dukungan mayoritas pemilik hak suara, yang membuka peluang besar baginya untuk kembali memimpin Golkar Bursel secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
Ketua Tim Pemenangan, Ridwan Marasabessy, menegaskan bahwa seluruh syarat pencalonan tidak hanya terpenuhi, tetapi juga melampaui ambang batas yang ditentukan.
“Dari total 11 suara sah, minimal enam dukungan sudah kami kantongi. Empat berasal dari kecamatan, satu dari DPD II, dan satu dari unsur sayap. Ini sudah lebih dari cukup,” ujarnya.
Ia menjelaskan, unsur sayap tersebut meliputi organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar seperti SOKSI, MKGR, AMPI, dan Al Hidayah. Sementara dukungan kecamatan telah datang dari Leksula, Namrole, Waesama, dan Kepala Madan.
Meski dua kecamatan lainnya, yakni Fena Fafan dan Ambalau, belum menyatakan sikap resmi, Marasabessy tetap optimistis dukungan akan terus mengalir.
“Saya sangat optimistis, bahkan 1000 persen yakin, Asriyadi Tomia akan kembali terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Bursel,” tegasnya penuh keyakinan.
Ia juga mengungkapkan bahwa total dukungan yang telah diraih mencapai lebih dari 70 persen, jauh melampaui syarat minimal 30 persen. Kondisi ini dinilai lebih dari cukup dan sangat besar kemungkinan menutup peluang bagi munculnya kandidat lain.
“Dengan kekuatan dukungan ini, hampir tidak ada ruang bagi calon lain untuk memenuhi syarat pencalonan,” tambahnya.
Kepemimpinan Teruji, Fondasi Kuat Golkar Bursel
Nama Asriyadi Tomia bukanlah sosok baru di tubuh Partai Golkar Bursel. Kepemimpinannya pada periode sebelumnya dinilai berhasil membangun fondasi organisasi yang solid, memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat kecamatan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap partai berlambang beringin tersebut.
Di bawah arahannya, Golkar Bursel mampu tampil lebih terstruktur, disiplin, dan progresif dalam menghadapi berbagai agenda politik daerah. Gaya kepemimpinan Tomia yang inklusif, komunikatif, dan berorientasi pada hasil menjadikannya figur sentral yang dihormati lintas kader.
Tak heran, dukungan besar yang mengalir saat ini dipandang sebagai refleksi dari keberhasilan dan rekam jejak kepemimpinan yang telah ia tunjukkan sebelumnya.
Ke depan, harapan besar pun disematkan kepadanya untuk membawa Golkar Bursel semakin berjaya.
“Kami ingin Golkar tidak hanya solid, tetapi juga dominan di DPRD Kabupaten Buru Selatan, bahkan menargetkan kursi Ketua DPRD,” ujar Marasabessy.
Menuju Aklamasi di Musda
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua DPD II Partai Golkar Bursel, Mus Mahulauw, menjelaskan bahwa proses pendaftaran telah dibuka sejak 4 hingga 6 April 2026. Namun selama periode tersebut, hanya Asriyadi Tomia yang mengambil dan mengembalikan formulir.
“Hingga penutupan pendaftaran pukul 24.00 WIT, hanya satu bakal calon yang mengembalikan berkas, yakni Asriyadi Tomia, dan seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai prosedur,” jelas Mahulauw.
Ia menambahkan, dengan kondisi ini, pelaksanaan Musda sangat berpotensi berlangsung secara aklamasi.
“Melihat dukungan yang telah diperoleh, besar kemungkinan Musda akan menetapkan calon secara aklamasi,” ujarnya.
Sekretaris Panitia Pencalonan, La Ode Suryanto, menambahkan bahwa tahapan selanjutnya adalah verifikasi faktual dokumen.
“Pada 7 April, panitia akan menggelar pleno untuk menetapkan hasil verifikasi berkas pencalonan,” tandasnya.
Dengan dukungan yang kian menguat dan rekam jejak kepemimpinan yang telah teruji, langkah Asriyadi Tomia menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Bursel periode 2025–2030 tampak semakin mulus sekaligus membuka harapan baru bagi kebangkitan dan dominasi Golkar di kancah politik daerah. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

