Namrole – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Buru Selatan terhadap kebutuhan masyarakat kembali dibuktikan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dipelopori oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buru Selatan di bawah kepemimpinan Kadis Idrus Loilatu ini berlangsung meriah di tribun Alun-Alun Kota Namrole, Jumat (13 Maret 2026), dan disambut antusias oleh ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, di antaranya Kapolres Buru Selatan AKBP Andy Lorena, Ketua DPRD Ahmad Umasangadji, Danki C Yonif 735 Nawasena Lettu Akbar Arbain, Sekda Bursel Prof. Ali Awan, anggota DPRD dari Partai Golkar Asriyadi Tomia, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di bawah kepemimpinan Bupati La Hamidi bersama Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Ketahanan Pangan yang dipimpin Idrus Loilatu atas kerja keras dan inovasi yang dilakukan sehingga kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di saat kondisi ekonomi yang terdampak inflasi dan kenaikan harga bahan pokok.
“Gerakan pangan murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap berkualitas, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui pendekatan 4K, yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif.Bupati La Hamidi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperkuat ketahanan pangan daerah dengan memanfaatkan lahan tidur maupun pekarangan rumah untuk menanam berbagai kebutuhan pangan seperti cabai, sayuran, dan tanaman produktif lainnya.
“Kita tidak boleh hanya bergantung pada pasokan dari luar daerah. Potensi pertanian yang kita miliki harus dimanfaatkan secara maksimal agar ketahanan pangan di Buru Selatan semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Buru Selatan, Idrus Loilatu, mendapat apresiasi luas atas keberhasilannya menginisiasi kegiatan tersebut. Melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, kegiatan Gerakan Pangan Murah mampu menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Berbagai bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain gula, minyak goreng, telur, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, susu, sirup, hingga margarin yang semuanya dijual dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
Suasana kegiatan juga terasa semakin hidup dengan penampilan komunikatif dari MC Arens Solissa yang mampu mencairkan suasana dan membuat acara berlangsung penuh keakraban.
Kehadiran Gerakan Pangan Murah ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa sangat terbantu dengan kebijakan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati La Hamidi, Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily, serta dukungan penuh dari jajaran Dinas Ketahanan Pangan yang dipimpin Idrus Loilatu.
Program tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Buru Selatan. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |


