Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

KONI Buru Selatan Matangkan Persiapan POPMAL dan Jalan Sehat

Namrole – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Buru Selatan menggelar rapat terbatas guna membahas persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) serta pelaksanaan kegiatan jalan sehat yang akan melibatkan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Rapat yang berlangsung di kantor KONI Buru Selatan, Minggu (7/6/2026) dibuka oleh Ketua Harian KONI Buru Selatan, Sami Latbual, didampingi Wakil Ketua Umum KONI yang juga menjabat sebagai Asisten III Setda Kabupaten Buru Selatan, Adam Malik, serta Sekretaris Umum KONI, Muhlisin Arfa yang juga merupakan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buru Selatan.

Dalam rapat itu diketahui bahwa pelaksanaan POPMAL yang semula direncanakan berlangsung tahun ini akan digeser ke Januari 2027 sesuai arahan dari KONI Provinsi Maluku. Perubahan jadwal tersebut dinilai strategis karena berlangsung sebelum bulan Ramadan dan memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet-atlet Maluku yang diproyeksikan mengikuti agenda olahraga tingkat nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

Ketua Umum KONI Buru Selatan, La Hamidi, melalui Ketua Harian menegaskan bahwa penundaan jadwal tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik daerah. Menurutnya, jeda waktu yang tersedia menjadi kesempatan bagi KONI untuk melakukan pembinaan yang lebih terarah serta melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga (cabor) yang memiliki peluang besar meraih prestasi.

"Kita harus memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan atlet secara matang. Potensi setiap cabang olahraga perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan hasil pleno serta kebijakan yang nantinya ditetapkan oleh pengurus provinsi," ujarnya.

La Hamidi juga menekankan pentingnya objektivitas dalam proses seleksi atlet yang akan mewakili Kabupaten Buru Selatan pada POPMAL mendatang. Ia berharap atlet yang dipilih benar-benar berdasarkan kemampuan, prestasi, dan kompetensi yang dimiliki.

"Atlet yang akan diberangkatkan harus mereka yang benar-benar layak dan memiliki kemampuan terbaik. Jangan sampai ada penilaian berdasarkan kedekatan dengan pihak tertentu. Prestasi harus menjadi ukuran utama," tegasnya.

Selain membahas POPMAL, rapat tersebut juga menyoroti rencana pelaksanaan Jalan Sehat Buru Selatan yang akan digelar pada Jumat mendatang. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.

KONI berencana melibatkan unsur aparat penegak hukum dan berbagai instansi terkait untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Sejumlah hadiah menarik (door prize) juga akan disiapkan guna meningkatkan partisipasi masyarakat.

Menariknya, seluruh peserta jalan sehat diwajibkan mengenakan atribut atau jersey negara peserta Piala Dunia sebagai bentuk dukungan terhadap semangat sportivitas dan persaudaraan antarbangsa yang menjadi nilai utama dalam olahraga.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Buru Selatan, Adam Malik, menegaskan bahwa kesiapan setiap cabang olahraga harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar Buru Selatan mampu tampil kompetitif di ajang POPMAL mendatang.

"Dengan jumlah 19 cabang olahraga yang ada di Buru Selatan, persiapan harus dilakukan secara cermat dan terukur. Setiap cabor perlu dievaluasi sehingga pembinaan dan dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran," kata Adam Malik.

Melalui rapat terbatas tersebut, KONI Buru Selatan menunjukkan komitmennya untuk membangun prestasi olahraga daerah secara profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan-kegiatan yang menyehatkan dan memperkuat persatuan daerah. (AL) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama