TANGERANG – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Education, Technology, and Health International (ETKI) BSD Tangerang diproyeksikan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional berbasis inovasi. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional “Menakar Daya Ungkit KEK ETKI BSD” yang digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Sabtu (7/2/2026), di Gedung BSD Marketing Office, Tangerang.
Kegiatan strategis ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Gubernur Banten Andra Soni, serta Bupati Tangerang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang, pimpinan kementerian/lembaga, pelaku usaha, akademisi, dan ratusan wartawan dari seluruh Indonesia.
Seminar nasional ini merupakan kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Sinar Mas Land, sebagai bagian dari upaya mendorong pemahaman publik serta investor terhadap potensi besar KEK ETKI BSD sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masa depan.
PWI Dorong Peran Pers dalam Pembangunan Ekonomi
Ketua Komisi Ekonomi dan Pembangunan (EKUIN) PWI Pusat, Muhammad Sarwani, saat membacakan sambutan Ketua Umum PWI Pusat menegaskan bahwa seminar ini menjadi bagian penting dari kontribusi pers dalam pembangunan nasional.
“Sebagai penyelenggara Hari Pers Nasional, kami merasa terhormat dapat menghadirkan seminar kawasan ekonomi khusus dengan tema menakar daya ungkit KEK untuk pembangunan. Ini adalah bentuk peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga penggerak kesadaran publik terhadap potensi strategis bangsa,” ujar Sarwani.Ia menjelaskan, KEK ETKI BSD Tangerang memiliki keunggulan lokasi strategis dan infrastruktur yang memadai, sehingga sangat potensial dalam menarik investasi di sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan internasional.
“KEK ini tidak hanya mendorong investasi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat daya saing daerah dan nasional,” katanya.
Menurut Sarwani, seminar ini diharapkan menjadi ruang diskusi produktif untuk membahas peluang investasi, pengembangan infrastruktur, serta sinergi lintas sektor demi optimalisasi KEK ETKI BSD.
Pada kesempatan tersebut, PWI juga menegaskan komitmen terhadap nilai bela negara, yang menjadi salah satu ruh pendirian PWI sejak 1946. Sarwani mengungkapkan bahwa ratusan wartawan dari seluruh Indonesia telah mengikuti kegiatan bela negara di Pusat Kompetensi Bela Negara, Bogor, sebagai bentuk penguatan karakter dan nasionalisme insan pers.
Gubernur Banten: KEK ETKI BSD Proyek Strategis Nasional
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PWI yang telah mempercayakan Provinsi Banten sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional 2026.
“Selamat datang kepada seluruh insan pers dari seluruh Indonesia di Provinsi Banten. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami menjadi tuan rumah HPN 2026,” ucap Andra Soni.Gubernur menegaskan bahwa KEK ETKI BSD merupakan proyek strategis nasional yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024, sekaligus menjadi KEK pertama di Indonesia yang secara khusus mengintegrasikan sektor pendidikan, teknologi, dan kesehatan dalam satu kawasan terpadu.
“Hingga awal tahun 2026, perkembangan KEK ETKI BSD menunjukkan progres yang sangat positif. Realisasi investasi telah mencapai sekitar Rp1,08 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja awal sebanyak 430 orang, serta target investasi jangka panjang mencapai Rp18,8 triliun,” jelasnya.
KEK ETKI BSD, lanjut Andra Soni, juga didukung infrastruktur strategis, termasuk kawasan pendukung yang diresmikan pada Desember 2025, penguatan konektivitas transportasi melalui pengoperasian Stasiun Jatake, serta rencana pengembangan jaringan MRT dan konektivitas regional lainnya.
Pusat Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045
Gubernur Banten menilai KEK ETKI BSD memiliki potensi besar menjadi pusat inovasi ekonomi digital, teknologi terapan, pendidikan internasional, layanan kesehatan modern, serta industri kreatif.
“Menuju Indonesia Emas 2045, pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh produktivitas, inovasi, dan penciptaan nilai tambah. Riset dan inovasi akan menjadi sumber utama pertumbuhan, dan KEK ETKI BSD memiliki posisi strategis sebagai ekosistem yang menjembatani pengetahuan dengan industri,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Banten, kata Andra Soni, berkomitmen penuh mendukung pengembangan KEK ETKI BSD melalui kesiapan infrastruktur, regulasi, sinkronisasi kebijakan tata ruang dan transportasi, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
Selain itu, KEK ETKI BSD diharapkan menjadi ruang lahirnya talenta unggul daerah, membuka akses pendidikan dan karier global bagi generasi muda Banten melalui program beasiswa, magang, dan sinergi dunia pendidikan dengan industri.
Harapan Hasilkan Rekomendasi Strategis
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan harapan agar seminar nasional ini menghasilkan masukan dan rekomendasi strategis bagi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pengembangan KEK ETKI BSD.
“Masukan dari seluruh pemangku kepentingan pada seminar ini diharapkan menjadi dasar kebijakan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banten dan nasional secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Seminar Nasional KEK ETKI BSD menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Hari Pers Nasional 2026 di Provinsi Banten, yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026, sekaligus menegaskan peran pers sebagai mitra strategis pembangunan bangsa. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |



