Namrole – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam memperluas akses keuangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditegaskan. Bupati Buru Selatan, La Hamidi, SH, secara resmi membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Kabupaten Buru Selatan Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Kamis (5/2/2025).
Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh narasumber serta peserta rapat pleno. Ia menegaskan bahwa forum strategis ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang penting untuk berdiskusi, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat implementasi program kerja TPKAD ke depan.
“Melalui Rapat Pleno ini, kita harapkan terbangun sinergi dan pemikiran konstruktif untuk menguatkan pelaksanaan program TPKAD Kabupaten Buru Selatan Tahun 2026, sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap capaian program kerja semester pertama,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, La Hamidi menekankan bahwa TPKAD memiliki peran vital dalam mendorong sektor riil agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memperluas inklusi keuangan.
“TPKAD dituntut untuk menghadirkan program-program yang benar-benar menyentuh masyarakat, mendorong produktivitas ekonomi, serta membuka akses keuangan yang adil dan merata,” tegasnya.
Pada Rapat Pleno TPKAD Tahun 2026 ini, fokus pembahasan diarahkan pada capaian dan penguatan sejumlah program prioritas, antara lain sinergi edukasi keuangan bagi pelaku usaha sektor perikanan, business matching UMKM perempuan, pengembangan dan peningkatan kapasitas usaha petani kopra, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor produksi ultra mikro, serta perluasan jaringan Agen Laku Pandai di wilayah Buru Selatan.
Rapat pleno tersebut turut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Buru Selatan, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI/Polri, serta perwakilan lembaga perbankan, di antaranya Bank BRI, BNI, Modern Ekspres, dan Bank Maluku–Maluku Utara.
Dengan semangat kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan optimistis TPKAD mampu menjadi motor penggerak dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus membuka peluang keuangan yang lebih luas bagi masyarakat. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

