Namlea - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea kembali melaksanakan razia insidentil terhadap ratusan warga binaan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib), Kamis (8/1). Razia insidentil ini meliputi pemeriksaan barang-barang warga binaan yang berada di blok hunian secara menyeluruh dan masif yang dilakukan jajaran pengamanan dibawah komando Kepala Subseksi Kamtib, Heriyanto.
"Setelah memasuki libur akhir tahun, kita adakan penggeledahan perdana di 2026 ini dengan merazia warga binaan seluruhnya. Kita kerahkan semua personel pengamanan baik dari staf maupun regu pengamanan pagi dan malam," terang Heriyanto.
Dengan teliti dan saksama, razia tersebut dilakukan petugas dengan tujuan untuk mendeteksi benda-benda yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Hasilnya dari 4 blok yang dirazia ditemukan paku, silet, alat cukur, kaca, kaleng, tali, dan kartu remi. Temuan itu selanjutnya didata sebagai barang bukti dari razia yang selanjutnya akan dimusnahkan.
"Benda-benda tidak akan kami simpan melainkan segera kami musnahkan untuk menghindari benda tersebut masuk kembali dan dipergunakan warga binaan secara bebas," tambah Heriyanto.
Sementara itu, Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menyampaikan dalam razia ini nihil ditemukan narkoba dan handphone. "Narkoba adalah salah satu barang yang begitu kami antisipasi keberadaanya termasuk handphone karena dampak negatifnya terhadap keberlangsungan proses pembinaan didalam lapas," tutur Marasabessy.
Selain razia, sehari sebelumnya Lapas Namlea juga telah melaksanakan langkah preventif serupa dalam memberantas narkoba dengan tes urine dadakan bagi petugas maupun warga binaan. (LTO)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

