Kepastian ini disampaikan Pemda melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Suparman Laitupa yang menyebut bahwa anggaran seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut telah diusulkan dan dimasukkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2026.
“Untuk seleksi Sekda definitif, anggarannya sudah kami siapkan dan diusulkan dalam anggaran tahun 2026. Nilainya di atas seratus juta rupiah,” ujar Laitupa di ruang kerjanya, Rabu (7/1/26).
Menurutnya, seleksi ini merupakan bagian dari seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang akan dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan guna menjaring figur Sekda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kompetensi manajerial yang kuat.
Meski demikian, Pemda mengakui bahwa jadwal pelaksanaan seleksi belum dapat dipastikan, lantaran masih menunggu arahan dan persetujuan lanjutan.“Untuk waktu pelaksanaannya, kami belum bisa menetapkan secara pasti. Seleksi akan dilaksanakan setelah ada perintah dan persetujuan lanjutan. Saat ini kami masih fokus pada tahap persiapan mekanisme dan administrasi,” jelasnya.
Kepala BKPSDM Buru Selatan menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi akan dilakukan secara profesional, termasuk penyusunan panitia seleksi, pengumuman resmi, hingga proses penilaian peserta.
“Intinya, pada tahun 2026 seleksi Sekda definitif pasti dilaksanakan. Saat ini kami memastikan seluruh mekanisme dan regulasi disiapkan secara matang agar prosesnya berjalan kredibel dan akuntabel,” tegasnya.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Buru Selatan, mengingat peran Sekretaris Daerah sebagai motor penggerak birokrasi dan penghubung utama antara kepala daerah dan seluruh perangkat daerah. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |


