Close
Close

Asik Mancing, Nyawa Sitanya Tak Terselamatkan



Ambon, Orasirakyat.com
Nyawa Wiliam Sitanya (45), Warga Desa Galala kehilangan nyawanya ketika memancing di pesisir pantai Desa Paso ( Larier), Kecamatan Baguala, Kota Ambon.


Pria bertubuh kekar yang mengenakan kaos warna merah sebatas lengan, celana pendek warna gelap harus terpaksa dievakuasi petugas kepolisian dan sejumlah warga dalam kondisi tak bernyawa. 


Sitanya dievakuasi dari dalam laut karena tidak mampu menahan hantaman ombak dan derasnya arus yang berkecamuk di pesisir pantai Passo.


Dari kronologis kejadian yang diterima diketahui, insiden kecelakaan laut tersebut terjadi saat pria dewasa itu asyik memancing di TKP sekitar Pukul 15.00 WIT. 


Namun teman yang juga saksi tidak mampu menolongnya korban diri karena kondisi ombak kencang di kawasan tersebut, walaupun saksi juga sempat menceburkan diri dan berupaya menolong korban.


Karena merasa tidak mampu, saksi pun naik ke darat dan meminta bantuan warga, kemudian secara bersamaan pihak Polsek Baguala pun tiba di lokasi kejadian kecelakaan laut tersebut Pukul 15.10 WIT, kemudian sebanyak empat personil Polsek Baguala bersama warga langsung melakukan upaya pertolongan dan penyelamatan sehingga tubuh korban dapat dievakuasi ke darat. Sayangnya korban telah meninggal dunia.


Tedi Haulussy, saksi yang menyaksikan kejadian tersebut menerangkan, pada Pukul 14.30 WIT korban datang ke rumah saksi dan mengajaknya untuk memancing di atas talut pinggiran pantai Desa Passo Larier.


Ajakan itu pun disanggupi dan keduanya pun menyalurkan hobi untuk memancing. Lantaran asyik, korban tidak menyadari hantaman ombak kian keras dan makin tinggi. Hantaman ombak pun tidak dapat dihindari, korban pun tersapu dan jatuh dari atas talut tempatnya korban berdiri.


Kata saksi, saat tercebur ke laut,  ternyata korban tidak bisa berenang karena ombak dan arus diduga cukup kencang. Melihat korban terus berjuang untuk bisa keluar dari pusaran ombak dan arus, saksi pun juga turut serta menceburkan diri ke laut dengan niat untuk menolong namun upaya itu tidak membuahkan hasil.


Tanpa berpikir lama, saksi kemudian bergegas naik ke daratan dan meminta bantuan warga sekitar, dan proses evakuasi pun dilakukan bersama empat personil dari Polsek Baguala.


Untuk memudahkan proses evakuasi, personil Polsek Baguala bersama warga kemudian menggunakan sebuah tangga besi untuk menandu jenazah korban untuk di bawa ke darat demi mendapat penanganan lanjut.


Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 16.00 WIT untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama