Close
Close
close
iklan melayang
Orasi Rakyat

Jonson Dean Lintas Tujuan Ewiri Terbalik, Korban Minta Perhatian Pemda




Ilustrasi

Namrole, Orasirakyat.com
Satu lagi Jonson yang memuat sekitar 30 warga desa Ewiri, Kecamatan Leksula, Kabupaten Bursel, Provinsi Maluku tenggelam di depan perairan perbatasan antara desa Waenalut dan Desa Wamkana, Senin (21/12/21).


Salah satu korban, Vicky Lesnussa menceritakan, saat itu Jonson Dean Lintas keluar dari Desa Waenono, kecamatan Namrole dengan kondisi lautan yang masih teduh.


"Kami keluar itu dari pelabuhan Waenono sekitar pukul 13.30 WIT menuju desa Ewiri dengan penumpang sekitar 30 orang termasuk anak-anak. Kondisi lautan itu masih tenang namun sampai di kaki air Waetina sudah mulai gelombang," ucapnya.


Setelah melakukan perjalanan, sampai di Desa Waenalut sekitar pukul 15.00 WIT, jonson yang dikemudikan oleh Niko Ronal dan Yondri diterpa ombak dan angin besar.


"Saat ombak itu kami sudah minta pengemudi singgah di desa Waenalut sampai lautan kembali tenang tapi tidak dihiraukan dan tetap melaju. Padahal ada anak yang sudah menangis tapi kedua pengemudi tetap kokoh memacu jonsonnya. Akhirnya mesin mati dan kecelakaan pun terjadi di tanjung Waenalut," terang Lesnussa.


Dia membeberkan, saat kecelakaan, Jonson Dean Lintas sedang memuat barang yang diperkirakan lebih dari 3 Ton. Ditambah lagi dengan penumpang sekitar 30 orang.


Ketika kecelakaan terjadi, seluruh penumpang berenang ke tepi pantai Waenalut untuk meminta pertolongan. Dirinya bersama keluarga serta semua penumpang selamat dan tiba ditepi pantai, kemudian menginap semalam di desa Waenalut. 


Ia mengaku, akibat kecelakaan laut itu dirinya mengalami kerugian mencapai puluhan juta, sebab saat itu ia dan keluarga baru selesai berbelanja peralatan musik, kebutuhan pokok dan perlengkapan Natal di Namrole.


"Saya sendiri saja mengalami kerugian puluhan juta. Barang - barang yang tenggelam itu, power mixer, aquliser parametrix audio untuk sound sistem dengan nilai lebih dari Rp.14 juta. HP vivo dua buah, mainan rantai mas dua gram, uang di dompet Rp.4,7 juta, pakaian Natal 1 koper dan Beras 50 kg serta lain - lain," ucapnya sedih.


Akibat musibah yang menimpanya, Lesnussa berharap Pemda Bursel menaruh perhatian bagi keluarga dan semua penumpang yang mengalami kecelakaan tersebut.


"Kami berharap perhatian Pemda Bursel atas musibah yang menimpa kami. Kami mengalami kerugian sangat besar," tandasnya.


Sekedar diketahui, kecelakaan yang menimpa Jonson Dean Lintas ini bersamaan dengan kecelakaan yang terjadi pada Jonson Salsa tujuan Leksula yang tenggelam di tanjung kabat desa Leksula.


Namun saat penumpang Jonson Dean Lintas mengalami kecelakaan, para korban belum sempat melapor karena mengalami trauma. Ditambah lagi di desa Waenalut belum ada jaringan telekomunikasi yang sampai di desa tersebut. Akhirnya kejadian ini baru terekspos media saat korban sudah berada di Namrole. (OR/AL)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama