Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Safari Ramadhan, Bupati La Hamidi Serahkan Santunan untuk Puluhan Anak Yatim di Namrole

Namrole – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru Selatan (Bursel) menggelar Safari Ramadhan perdana tahun 2026 yang dipusatkan di Pendopo Bupati, Desa Lektama, Kecamatan Namrole, Kamis (26/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu di wilayah Kecamatan Namrole.

Safari Ramadhan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli dan asisten bupati, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, secara simbolis menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan dalam bingkai hidup orang basudara di Bumi Fuka Bipolo.

“Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena atas perkenan-Nya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bertemu dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah ini,” ujar Bupati.

Ia menegaskan, Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wadah muhasabah diri sekaligus memperkuat hubungan hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan hablum minannas (hubungan sesama manusia).

Menurutnya, kegiatan ini menjadi manifestasi rasa syukur sekaligus sarana efektif membina ukhuwah Islamiyah serta memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Buru Selatan.

Dalam pidatonya, Bupati juga menyinggung satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Ia mengakui, berbagai program telah dijalankan, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

“Kurang lebih satu tahun pemerintahan ini berjalan. Sudah banyak yang kita lakukan, tetapi tentu belum maksimal. Oleh karena itu, kami mengharapkan dukungan dan doa seluruh masyarakat agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Ia menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah keterbatasan fiskal akibat perubahan skema penganggaran dari pemerintah pusat. Efisiensi anggaran yang diberlakukan berdampak pada distribusi dana ke daerah, sehingga pemerintah kabupaten harus bekerja ekstra menjalin komunikasi dan memperjuangkan alokasi anggaran di tingkat kementerian dan lembaga.

Bupati mengungkapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buru Selatan saat ini masih sangat terbatas, yakni sekitar 6,4 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut membuat ruang gerak pembangunan menjadi terbatas dan sangat bergantung pada dana transfer pusat.

“Kita harus berjuang keras. Ada sekitar 514 kabupaten/kota yang juga memperebutkan porsi anggaran dari pusat. Karena itu, kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar perjuangan ini membuahkan hasil,” ujarnya.

Bupati La Hamidi juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh dinamika di media sosial yang berpotensi memecah belah.

Ia menekankan pentingnya energi positif dan kolaborasi seluruh komponen, termasuk tokoh agama, tokoh adat, pemuda, mahasiswa, dan aktivis, dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Tidak perlu kita saling menjatuhkan. Energi kita lebih baik difokuskan untuk membangun daerah yang kita cintai ini. Pemerintah terbuka untuk bersinergi dengan siapa pun yang memiliki gagasan dan jaringan demi kemajuan Buru Selatan,” tegasnya.

Pada akhir sambutannya, Bupati turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat ulang tahun kepada Dandim 1506/Namlea dan Kapolres Buru Selatan, seraya berharap sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan terus terjalin dalam menjaga stabilitas daerah.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor merupakan kunci mewujudkan Kabupaten Buru Selatan yang aman, damai, dan sejahtera.

Safari Ramadhan perdana ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Buru Selatan dalam menghadirkan pemerintahan yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti santunan anak yatim piatu, pemerintah daerah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga memperkuat nilai kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Dengan semangat Ramadhan, Pemkab Buru Selatan optimistis mampu menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan, serta terus berupaya menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (AL) 

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama