DELI SERDANG – Kisah pilu datang dari Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang. Dua anak sebatang kara yang tinggal di Gang Aman kini harus berjuang bertahan hidup di tengah himpitan kemiskinan ekstrem setelah ditinggal wafat kedua orang tuanya.
Hal ini disampaikan narasumber R. Susanto melalui rilis resmi yang diterima kru media pada Minggu (12/07/2026), menyampaikan saat sedang menjenguk kerabatnya di kediaman ahli pengobatan alternatif (dukun patah) Almarhum Pak Takad yang beralamat di Jalan Perwira Ujung, Dusun VI, Desa Mekar Sari.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menemukan seorang bocah berusia 10 tahun yang sedang merintih kesakitan akibat cedera patah kaki. Bocah malang tersebut hanya ditemani oleh kakak kandungnya yang baru berusia 15 tahun.
Untuk menyambung hidup, kedua anak di bawah umur ini terpaksa menumpang di rumah kerabat mereka. Ketiadaan orang tua membuat hidup kakak-beradik ini sangat rentan.
Akibat keterbatasan biaya, sang adik yang membutuhkan perawatan medis serius terpaksa hanya mengandalkan pengobatan tradisional di Jalan Perwira Ujung tersebut.
Narasumber Korps Bela Negara Indonesia, R. Susanto, menyatakan prihatin atas kondisi tersebut dan mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan nyata.
"Kami sangat terpukul melihat langsung kondisi anak-anak kita ini. Di usia yang masih sangat muda, mereka harus menanggung beban hidup yang berat tanpa orang tua, ditambah lagi sang adik mengalami patah kaki dan butuh penanganan medis segera".
Kami meminta Pemerintah Kecamatan Delitua, Pemkab Deli Serdang, dan khususnya Bupati Deli Serdang, Bapak Aci, untuk segera turun tangan memberikan bantuan sosial serta jaminan kesehatan, dan Negara harus hadir melindungi anak yatim piatu dan fakir miskin sebagaimana amanat undang-undang," ujar R. Susanto.
Selain mendesak pemerintah, Korps Bela Negara Indonesia juga mengetuk pintu hati para dermawan untuk mengulurkan bantuan materiil demi meringankan beban penderitaan serta membantu pengobatan dan masa depan kedua anak yatim piatu tersebut.
Bagi masyarakat maupun dermawan yang tergerak untuk memberikan donasi, bantuan dapat disalurkan langsung ke lokasi pengobatan (kediaman Almarhum Pak Takad) ataupun dengan menghubungi tim redaksi media ini. (Julianto)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

