Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Ratusan Wisatawan dari 12 Negara Berlabuh di Desa Pasir Putih Buru Selatan, Surga Tersembunyi Maluku Kian Mendunia

NAMROLE – Pesona Desa Pasir Putih di Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, kembali mencuri perhatian dunia. Pada Jumat (10/7/2026), destinasi wisata bahari yang dikenal dengan hamparan pasir putih dan laut birunya itu kembali disinggahi kapal pesiar Heritage Adventure yang membawa ratusan wisatawan mancanegara dari 12 negara.
Kedatangan wisatawan internasional tersebut menjadi bukti bahwa Desa Pasir Putih semakin diperhitungkan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan timur Indonesia. Keindahan alam yang masih alami, budaya masyarakat yang tetap terjaga, serta keramahan warga menjadi daya tarik utama yang membuat kawasan ini terus masuk dalam rute pelayaran wisata internasional.

Tak sekadar menghadirkan wisatawan, kunjungan kapal pesiar juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Kehadiran para pelancong mendorong meningkatnya penjualan produk UMKM, hasil kerajinan, kuliner lokal, hingga jasa wisata yang dikelola masyarakat setempat. Di sisi lain, sektor pariwisata juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat citra Buru Selatan sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Kepala Bidang Produk dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Buru Selatan, Alex Sigmarlatu, mengatakan kunjungan wisatawan dari berbagai negara menjadi indikator meningkatnya daya saing pariwisata Buru Selatan di tingkat internasional.

"Kehadiran wisatawan dari 12 negara menunjukkan bahwa Desa Pasir Putih telah menjadi destinasi yang diminati pasar internasional. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat promosi, serta memastikan manfaat pariwisata benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Menurut Alex, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, melalui peningkatan sarana dan prasarana, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan dan budaya lokal.


"Harapan kami, Desa Pasir Putih tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga menjadi contoh destinasi wisata berkelanjutan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Dengan kunjungan kapal pesiar yang terus berlanjut, Desa Pasir Putih kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu ikon wisata bahari Maluku. Keindahannya yang masih alami, dipadukan dengan budaya lokal yang autentik, menjadi modal besar bagi Buru Selatan untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara sekaligus memperkenalkan pesona Maluku kepada dunia. (AL/MT) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama