Sejak pagi hari, lautan warna-warni jersey dari berbagai negara peserta Piala Dunia menghiasi halaman depan Kantor Bupati Buru Selatan. Para simpatisan dan penggemar sepak bola dari beragam tim favorit berkumpul dalam satu irama kebersamaan, menjadikan olahraga sebagai jembatan yang merajut persaudaraan di tengah perbedaan pilihan tim kebanggaan.
Kegiatan yang diinisiasi KONI Buru Selatan ini menggandeng Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan Polres Buru Selatan sebagai bentuk dukungan terhadap semarak Piala Dunia 2026 sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang berlangsungnya pertandingan sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Mengambil titik start di depan Kantor Bupati Buru Selatan dan berakhir di lokasi yang sama, kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily.
Dalam arahannya, Selsily menegaskan bahwa olahraga merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan.
"Momentum menyambut Piala Dunia ini menjadi bukti nyata bahwa antusiasme masyarakat Buru Selatan sangat luar biasa. Agenda jalan sehat hari ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wadah penting untuk menjaga kebugaran tubuh, sekaligus memupuk semangat kebersamaan dan sportivitas kita," ujar Selsily.
Pria yang secara terbuka menjagokan Tim Nasional Belanda untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026 itu juga mengingatkan masyarakat agar perbedaan dukungan terhadap tim favorit tidak menjadi pemicu perpecahan.
"Di tengah euforia ini, kita tentu boleh berbeda tim jagoan yang didukung. Namun yang paling utama adalah kita harus tetap bersatu menjaga situasi kamtibmas, sehingga tidak terjadi gesekan, perselisihan ataupun konflik yang dapat merusak tali persaudaraan sesama warga Buru Selatan," pesannya.
Senada dengan itu, Kasat Binmas Polres Buru Selatan, Iptu Christy Nikijuluw, mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan merupakan amanah bersama yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat.
Melalui kegiatan jalan sehat ini, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Mari kita pastikan kegiatan ini berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa hambatan apa pun," ungkapnya."Keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Buru Selatan," tegasnya.
Bak pelangi yang memancarkan keindahan melalui beragam warna, jalan sehat tersebut menjadi gambaran harmonis masyarakat Buru Selatan yang berbeda pilihan tim, namun tetap berdiri dalam satu semangat persaudaraan.
Suasana semakin semarak ketika panitia menghadirkan sebanyak 12 paket doorprize bagi peserta. Gelak tawa dan sorak kegembiraan pun mengiringi berakhirnya kegiatan yang tak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi panggung kebersamaan yang memperkokoh persatuan masyarakat di Bumi Fuka Bipolo.Di tengah hiruk-pikuk pesta sepak bola dunia, masyarakat Buru Selatan kembali menunjukkan bahwa sportivitas dan persaudaraan adalah trofi sesungguhnya yang patut dijaga dan dirawat bersama. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |




