NAMROLE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buru Selatan secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) tingkat Kabupaten Buru Selatan, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pendataan lapangan yang akan berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 melalui metode door to door.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily bersama Kepala BPS Kabupaten Buru Selatan, Thomas Tapar, yang ditandai dengan pemasangan rompi dan tanda pengenal kepada petugas lapangan, serta pembacaan deklarasi petugas sensus sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan data ekonomi yang berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung di aula lantai dua kantor bupati setempat, turut dihadiri Ketua DPRD Buru Selatan Ahmad Umasangadji, Wakapolres Buru Selatan Kompol Syarifudin, Sekretaris Daerah Buru Selatan Prof. Ali Awan, para asisten dan staf ahli Bupati, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala BPS Kabupaten Buru Selatan, Thomas Tapar, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik.Menurutnya, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan terpadu sebagai dasar perencanaan, monitoring, serta evaluasi pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
"Potret perekonomian Indonesia, termasuk Buru Selatan, telah mengalami perubahan yang sangat besar dibandingkan sepuluh tahun lalu. Saat ini masyarakat mulai memanfaatkan media sosial, transaksi digital, serta berbagai layanan jasa yang terus berkembang. Semua perubahan itu perlu dicatat secara akurat agar pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran," ujar Thomas.
Ia menjelaskan, cakupan Sensus Ekonomi 2026 meliputi hampir seluruh sektor usaha, mulai dari perdagangan, industri pengolahan, transportasi, penyediaan akomodasi dan makan minum, hingga berbagai sektor jasa lainnya. Pendataan dilakukan terhadap usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar, termasuk usaha yang dijalankan dari rumah.
Thomas menegaskan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan jujur.
"Data yang berkualitas hanya bisa diperoleh apabila masyarakat memberikan data yang jujur. Kami tidak bisa mengarang data. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Buru Selatan untuk menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur," katanya.
Ia memastikan seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk perpajakan, penegakan hukum, maupun kepentingan lainnya.Dalam pelaksanaannya, BPS Kabupaten Buru Selatan menurunkan sebanyak 74 petugas sensus, terdiri dari dua petugas khusus untuk mendata usaha besar dan sekitar 70 petugas lapangan yang akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Buru Selatan.
Thomas mengakui kondisi geografis daerah menjadi tantangan tersendiri, namun pihaknya optimistis pendataan dapat diselesaikan tepat waktu. Apalagi, BPS telah membangun sinergi dengan pemerintah daerah, para camat, hingga kepala desa guna mendukung kelancaran pelaksanaan sensus.
"Kami sudah berkolaborasi dengan pemerintah daerah, camat dan kepala desa. Bahkan Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Sekda telah lebih dahulu menerima pendataan. Ini menjadi contoh bagi masyarakat bahwa memberikan data kepada petugas sensus merupakan bagian dari tanggung jawab bersama demi kemajuan daerah," ujarnya.
Thomas juga memperkenalkan pesan sederhana yang diusung dalam pelaksanaan SE2026, yakni "TIR" yang berarti Terima, Isi, dan Rahasia.
"Terima petugas sensus dengan baik, isi data secara benar dan jujur, serta jangan khawatir karena seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Buru Selatan, Gerson Eliaser Selsily, menyampaikan apresiasi kepada BPS yang kembali melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 sebagai salah satu agenda strategis nasional yang sangat penting dalam mendukung pembangunan.
Menurutnya, data yang akurat merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran."Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam menyusun berbagai program pembangunan daerah, memperkuat pemberdayaan UMKM, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Selsily.
Ia mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, lembaga dan seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas sensus yang datang ke rumah maupun tempat usaha, serta memberikan informasi secara lengkap dan jujur.
"Partisipasi masyarakat merupakan kontribusi nyata dalam menghadirkan data yang benar-benar mencerminkan kondisi dunia usaha dan perekonomian masyarakat Buru Selatan. Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya menjadi keberhasilan BPS semata, tetapi menjadi keberhasilan kita bersama," ujarnya.
Wakil Bupati juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa agar memberikan dukungan penuh sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, karena sinergi seluruh komponen daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan sensus.
Dengan mengusung tagline "Mencatat Ekonomi Indonesia, Mari Bersama Sukseskan Pendataan Sensus Ekonomi 2026", Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dan BPS berharap pelaksanaan SE2026 dapat menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Lolik Lalen Fedak Fena."Di balik kebijakan yang tepat, terdapat data yang baik dan akurat. Karena itu, mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar serta jujur," pungkas Wakil Bupati. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |





