Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Waspada Hantavirus, Lapas Kelas III Namlea Gandeng Puskesmas Sawa Gelar Sosialisasi dan Cek Kesehatan Gratis

NAMLEA — Meningkatnya kasus Hantavirus yang tengah menjadi perhatian dunia turut mendapat respons serius dari Lapas Kelas III Namlea. Bersama Puskesmas Sawa, pihak lapas menggelar kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) dan sosialisasi penyakit Hantavirus bagi warga binaan di aula lapas, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor PAS.6.PK.07.03-1 tentang kewaspadaan terhadap risiko penularan Hantavirus, menyusul ditemukannya 23 kasus di sembilan provinsi di Indonesia berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Mei 2026.

Kepala Lapas Kelas III Namlea, Muhammad M. Marasabessy, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif guna meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus, terutama di lingkungan lapas yang memiliki tingkat hunian padat.

“Kita perlu deteksi sejak dini mengenai varian virus baru yang saat ini menjadi salah satu virus yang patut kita waspadai. Dengan melakukan kegiatan sosialisasi kepada warga binaan menjadi langkah awal bagi kita semua untuk menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan warga binaan mengenai virus berbahaya ini,” ujar Marasabessy.

Dalam kegiatan itu, tim Puskesmas Sawa yang terdiri dari enam tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dasar terhadap seluruh warga binaan sekaligus memberikan edukasi mengenai gejala, gambaran klinis, hingga langkah pencegahan dan pengendalian Hantavirus.

Sosialisasi tersebut turut didampingi petugas kesehatan lapas, Fransky Uneputty.

“Hantavirus ini muncul dari hewan pengerat dan bisa menyebabkan penyakit serius pada manusia. Gejalanya seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan gejala gastrointestinal. Oleh karena itu, di lingkungan lapas yang menjadi tempat berkumpulnya banyak orang, perlu adanya langkah-langkah efektif salah satunya dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” jelas Fransky.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sawa, Risnawati Wailulung, berharap kerja sama dengan Lapas Namlea dapat terus diperkuat guna mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan warga binaan.

“Kami harap kerja sama ini terus berlanjut dan sosialisasi seperti ini bisa kami laksanakan lagi di lain waktu. Hal ini sangat penting untuk diketahui warga binaan agar dapat meningkatkan kesadaran hidup sehat sehingga terbebas dari berbagai virus dan penyakit,” harapnya. (LTO) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama