Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

FPII Akan Tempuh Jalur Hukum, Protes Pernyataan Jusuf Kalla soal Ajaran Agama

Jakarta - Forum Persatuan Islam Indonesia (FPII) menyatakan akan menempuh jalur hukum menyusul pernyataan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, yang dinilai menyinggung ajaran agama dan berpotensi memicu keresahan publik.


Ketua FPII, Muhammad Fathur Rozaq, menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk disinformasi teologis yang berisiko menimbulkan sentimen negatif antarumat beragama. Ia menegaskan bahwa ajaran Islam tidak pernah membenarkan tindakan saling membunuh antarmanusia.


“Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin menjunjung tinggi nilai kedamaian dan kasih sayang, bukan kekerasan,” kata Fathur dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/4/2026).


Menurutnya, konteks ajaran Islam terkait peperangan bersifat sangat spesifik dan defensif, serta tidak dapat dijadikan dasar untuk membenarkan kekerasan terhadap pihak lain dalam situasi damai. Ia juga mengingatkan agar tokoh publik tidak menyampaikan pernyataan yang dapat ditafsirkan keliru oleh masyarakat luas.


Fathur turut menyinggung pentingnya kehati-hatian dalam merujuk pada konflik masa lalu, termasuk peristiwa di Ambon, yang dinilainya tidak tepat jika dijadikan contoh dengan interpretasi yang menyimpang dari konteks sebenarnya.


Ia menambahkan, pemahaman agama yang tidak utuh berpotensi memicu perpecahan dan merugikan persatuan nasional. Karena itu, FPII memutuskan mengambil langkah hukum sebagai upaya klarifikasi sekaligus mencegah meluasnya informasi yang dinilai menyesatkan.


“Langkah ini bukan bentuk permusuhan, tetapi sebagai edukasi publik agar ruang diskusi tetap sehat dan berbasis pada nilai-nilai agama yang benar,” ujarnya.


FPII juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah, serta mengedepankan dialog yang konstruktif antarumat beragama guna menjaga stabilitas sosial dan kerukunan nasional. (OR-Rls)

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama