![]() |
| Makanan tradisional khas Aru-Eban, FUL-FUL & BAW saat di berikan kepada Pastor Paroki, RP Tino Ulahayanan, MSC |
Dobo - Menjelang Perayaan Prapaskah Tahun 2026, Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph-Dobo melaksanakan Karnaval sebagai tradisi Gereja Katolik menyongsong Masa Prapaskah, Selasa (17/02/26).
Ketua Dewan Pastoral Stasi, Menase Boger, mengakui bahwa Tradisi Karnaval ini merupakan pertama kali dilaksanakan setelah Pastor Paroki menetapkan Stasi itu sebagai Tuan Rumah.
"Karnaval ini baru pertama kali dilakukan di Wilayah Paroki kita, dan Stasi Santo Yoseph Dobo sebagai Tuan Rumah. Terima kasih kepada Pastor Paroki yang memberikan kepercayaan ini," ujar Boger.
Ia menambahkan bahwa seluruh umat dan rukun di Stasi sangat mendukung kegiatan tersebut. Mereka dengan senang hati dan secara sukarela menyiapkan makanan dan minuman untuk mensukseskan acara.
"Umat menyajikan makanan tradisional, seperti Bakar Batu, Bakar Ful-Ful, Eban, dan Baw yang merupakan makanan tradisional khas Orang Aru," lanjut Boger.
Pastor Paroki Maria De Fatima Dobo, Reverendus Pater Tino Ulahayanan, MSC, mengatakan bahwa Perayaan Karnaval menyongsong Masa Prapaskah sangat unik karena bersamaan dengan Hari Raya Imlek.
"Tahun ini merupakan pertama kalinya kita gelar Karnaval dan itu bersamaan dengan Hari Raya Imlek. Kita rayakan dengan sukacita, sorak-sorai, dan pesta, karena besok kita sudah masuk Masa Prapaskah, yaitu Rabu-Abu," tandas Pastor. (YL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

