Close
Close
Orasi Rakyat News

Minggu Kasih di Gereja GSJA Blessing, Kapolsek Namlea Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas dan Lindungi Generasi Muda

NAMLEA – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GSJA Blessing, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Sekitar 55 jemaat mengikuti ibadah Minggu yang mengangkat tema “Pengharapan Dalam Tuhan”, dipimpin oleh Pendeta Jefri Lehalima, S.Th.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Gereja Desi Lalaar, S.Pd.K., serta sejumlah jemaat yang menyambut baik kehadiran jajaran Polsek Namlea.

Usai ibadah, Iptu Charles Langitan menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada jemaat. Ia mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta membangun komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian.

Salah satu hal yang disampaikan adalah pemanfaatan layanan panggilan darurat Kepolisian 110, yang tersedia selama 24 jam untuk menerima laporan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian menonjol atau gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan kepolisian.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Apabila mengetahui adanya gangguan keamanan atau tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan terhadap Anak

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Namlea juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak, terutama untuk mencegah keterlibatan dalam aktivitas yang berisiko, seperti penyalahgunaan minuman keras, narkoba, dan balapan liar.

Ia mengingatkan bahwa konsumsi minuman keras di tempat umum yang mengganggu ketertiban, terlebih memberikan minuman keras kepada anak di bawah umur, dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan keluarga dan kepedulian masyarakat merupakan langkah penting untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan.

Waspadai Pencurian dan Aktifkan Kembali Pos Kamling

Selain persoalan kenakalan remaja, Kapolsek turut mengingatkan masyarakat mengenai maraknya pencurian kabel instalasi pada rumah-rumah kosong.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindak pencurian.

Ia juga mendorong masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling) dan kegiatan ronda malam. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan serta memperkuat kebersamaan warga dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Imbauan Cegah Pembakaran Sampah dan Lahan

Dalam imbauan lainnya, Iptu Charles Langitan mengajak masyarakat untuk turut menjaga kualitas udara di Kabupaten Buru dengan tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, maupun hutan secara sembarangan.

Menurutnya, kebiasaan membakar sampah dan lahan dapat memperburuk kualitas udara serta berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Karena itu, kesadaran bersama diperlukan agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

Perkuat Sinergi Polisi dan Masyarakat

Sebagai bagian dari kegiatan, acara juga diisi dengan penayangan video tagline Polsek Namlea bersama masyarakat bertema “Polisi Bersama Masyarakat”. Pesan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Kegiatan Minggu Kasih ini merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polsek Namlea untuk membangun silaturahmi, mendengarkan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kamtibmas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 10.55 WIT. Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Namlea selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. (LTO) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama