Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Hukunala Pimpin GAMKI Bursel, Janji Bangkitkan Organisasi dari Kemandekan

NAMROLE – Abraham Hukunala resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Buru Selatan periode 2026–2028. Ia berkomitmen membangkitkan kembali organisasi yang dinilainya sempat mengalami kemandekan, sekaligus merangkul kader yang pernah kecewa untuk bersama-sama membangun GAMKI yang lebih solid dan berdampak bagi masyarakat.

Abraham terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) IV GAMKI Buru Selatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Jemaat GPM Labuang, 2 Oktober 2026. Dalam konferensi tersebut, Rolly Tasane terpilih sebagai Sekretaris DPC, sedangkan Riska Maria Souhoka terpilih sebagai Bendahara DPC.

Dalam sambutannya pada acara pelantikan dan rekonsiliasi pengurus, Abraham secara terbuka mengakui bahwa kepengurusan periode sebelumnya belum berjalan maksimal. Program organisasi tidak berjalan sebagaimana mestinya, konsolidasi kader melemah, dan aktivitas sekretariat dinilai belum optimal.

Atas kondisi tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada para senior, kader, serta gereja yang selama ini menaruh harapan terhadap kehadiran GAMKI di Buru Selatan.

“Saya tidak ingin mencari siapa yang salah. Saya ingin kita semua mengakui bahwa kita pernah lalai. Kita pernah membiarkan organisasi yang kita cintai ini tertidur,” ungkap Abraham.

Menurutnya, pelantikan pengurus baru bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum rekonsiliasi untuk menyatukan kembali kader yang sempat menjauh akibat perbedaan pilihan maupun kekecewaan terhadap perjalanan organisasi.

Ia menegaskan, DPC GAMKI Buru Selatan bukan milik pribadi atau kelompok tertentu, melainkan rumah bersama bagi seluruh kader.

“Tidak ada lagi kubu lama dan kubu baru. Yang ada hanya satu: GAMKI Buru Selatan,” tegasnya.

Tiga Agenda Kebangkitan GAMKI

Menghadapi periode kepemimpinan 2026–2028, Abraham menetapkan tiga arah utama perjuangan organisasi, yakni memperkuat kehadiran GAMKI di tengah masyarakat, menghadirkan program yang bermanfaat, dan membangun soliditas internal.

Ia menekankan, GAMKI harus hadir di gereja-gereja, desa-desa, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Organisasi kepemudaan Kristen tersebut tidak boleh hanya dikenal melalui spanduk atau kegiatan seremonial, tetapi harus menunjukkan kerja nyata.

Dalam bidang program, kepengurusan baru akan mendorong pelatihan kepemimpinan pemuda, advokasi persoalan kepulauan, serta penguatan kemandirian ekonomi generasi muda.

Abraham juga mengajak seluruh kader mengakhiri sikap saling curiga dan mengedepankan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi.

Ia berharap dukungan doa dari para pendeta, arahan para senior, serta keterlibatan aktif seluruh pengurus dan kader menjadi kekuatan untuk menghidupkan kembali organisasi tersebut.

“Jika periode lalu kita belajar tentang diam, maka periode 2026–2028 kita akan belajar tentang bergerak,” tandasnya.

Bupati Dorong GAMKI Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Sementara itu, Bupati Buru Selatan, La Hamidi, menegaskan bahwa GAMKI memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat nilai kebangsaan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, organisasi kepemudaan tersebut diharapkan menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat dalam merumuskan serta menjalankan berbagai program strategis daerah.

La Hamidi menilai, tujuan GAMKI untuk mewujudkan kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran, keutuhan ciptaan, dan demokrasi berdasarkan kasih sejalan dengan kebutuhan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berkeadilan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berharap GAMKI terus mengambil bagian dalam memperkuat semangat kebangsaan, kebinekaan, serta toleransi antarumat beragama di Kabupaten Buru Selatan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Buru Selatan, termasuk nilai Kai Wait, Ina Ama, dan Wali Dawen sebagai landasan kebersamaan di tengah perbedaan.

“Keberadaan organisasi kepemudaan ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat dalam merumuskan dan menjalankan program-program strategis daerah,” demikian penegasan Bupati dalam sambutannya.

La Hamidi turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Konfercab IV GAMKI Buru Selatan. Menurutnya, konferensi cabang bukan hanya menjadi forum evaluasi kepengurusan, penyusunan program kerja, dan pemilihan pemimpin baru, tetapi juga momentum memperkuat kesadaran religius, semangat kebangsaan, serta komitmen generasi muda dalam pembangunan daerah.

Ia berharap GAMKI dapat berkontribusi dalam mewujudkan Buru Selatan sebagai daerah yang menjunjung tinggi kerukunan dan kedamaian ant umat beragama maupun antarsuku bangsa.

Dengan kepemimpinan baru Abraham Hukunala, GAMKI Buru Selatan kini dihadapkan pada tantangan untuk menerjemahkan komitmen rekonsiliasi menjadi kerja nyata. Konsolidasi kader, pelaksanaan program, serta keterlibatan dalam persoalan masyarakat akan menjadi ukuran penting bagi kebangkitan organisasi selama dua tahun ke depan.

Ora et Labora! GAMKI Jaya!

(AL) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama