Close
Close
Orasi Rakyat News

CATATAN REFLEKSI HUT KE-18 KABUPATEN BURU SELATAN

Mengingat Kembali Para Penabur Benih Perjuangan

Namrole, 21 Juli 2026 — Delapan belas tahun sudah Kabupaten Buru Selatan berdiri sebagai daerah otonom. Berbagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 digelar dengan penuh semangat, mulai dari upacara, perlombaan hingga berbagai kegiatan yang menggambarkan optimisme menuju masa depan.

Namun, di balik kemeriahan perayaan itu, ada satu hal yang patut kembali direnungkan: sejarah perjuangan lahirnya Kabupaten Buru Selatan tidak dibangun dalam waktu singkat. Ia lahir dari pengorbanan, kerja keras, bahkan nyawa para pejuang pemekaran.

Dalam setiap "Selayang Pandang" peringatan HUT Kabupaten Buru Selatan, nama-nama para pejuang memang selalu disebutkan. Namun, sering kali hanya menjadi bagian dari seremoni, lalu berlalu begitu saja. Padahal, mereka adalah sosok-sosok yang meletakkan fondasi berdirinya daerah ini.

Empat putra terbaik Buru Selatan gugur dalam kecelakaan laut menggunakan perahu jonson saat menjalankan perjuangan pemekaran daerah, yaitu:

  • Bapak John Lesnussa

  • Bapak Ulis Lesnussa

  • Bapak Ismail Solissa

  • Bapak Jumadi (Sopir Jonson)

Mereka tidak sempat menyaksikan berdirinya kantor pemerintahan, menikmati jalan-jalan yang kini telah terbangun, ataupun melihat kemajuan Buru Selatan yang hari ini dirayakan masyarakat.

Karena itu, sudah selayaknya pengorbanan mereka tidak hanya dikenang melalui pidato tahunan. Nama-nama mereka patut diabadikan sebagai nama jalan, gedung pemerintahan, ruang rapat, sekolah, atau fasilitas publik lainnya. Dengan demikian, setiap generasi yang datang akan mengenal dan memahami bahwa kemajuan Kabupaten Buru Selatan berdiri di atas perjuangan para pendahulunya.

Pemekaran bukanlah hadiah yang turun begitu saja. Pemekaran adalah hasil dari keringat, air mata, pengorbanan, bahkan nyawa. Keempat pejuang tersebut menjadi bukti nyata bahwa lahirnya Kabupaten Buru Selatan memiliki sejarah yang harus terus dijaga dalam ingatan kolektif masyarakat.

Momentum HUT ke-18 ini menjadi saat yang tepat untuk mengusulkan agar jasa-jasa mereka diabadikan secara nyata. Bukan sekadar dikenang setiap tahun, tetapi dihadirkan dalam ruang-ruang publik agar anak cucu kelak bertanya, "Siapakah mereka?" Dan kita dapat menjawab dengan bangga, "Mereka adalah pejuang Buru Selatan yang telah mengorbankan segalanya demi lahirnya daerah yang kita cintai ini."

Selamat Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Buru Selatan. Semoga semangat perjuangan para pendahulu terus menjadi inspirasi dalam membangun daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Namrole, 21 Juli 2026

SAMI LATUBUAL

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama