Namlea - Koperasi Parusa Tanila Baru (PTB) belum melakukan aktivitas pertambangan di tambang emas Gunung Botak,Kabupaten Buru, Maluku.
Hal itu ditegaskan Ketua Koperasi PTB, Rusman Arif Soamole pada siaran persnya dalam bentuk video yang diterima lewat pesan whatsapp, Selasa tengah malam (23/6/2026). Selain dalam bentuk video, Rusman juga menulis beberapa pesan chating.
Rusman menegaskan hal itu menanggapi rumor miring dan berita hoax yang beredar di masyarakat kalau pihaknya dan Koperasi PTB mengerahkan dua ekskavator untuk bekerja secara sembunyi-sembunyi di tambang emas Gunung Botak.
Sekali lagi ditegaskan, kalau dua ekskavator yang beroperasi di GB dikerahkan oleh pihak lain dan bukan oleh Koperasi PTB.
Rusman menjelaskan sebagai pemegang hak IPR di GB, seluruh proses Koperasi PTB yang sedang berjalan masih berada pada tahap penyelesaian administrasi dan pemenuhan berbagai persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
Koperasi PTB merupakan koperasi berbasis masyarakat adat dibentuk untuk menampung serta memberdayakan masyarakat adat dan masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam secara legal, tertib, dan bertanggung jawab.
Lelaki yang akrab dipanggil Ucok ini mengaku saat ini PTB masih fokus menyelesaikan berbagai tahapan administrasi yang menjadi syarat sebelum kegiatan operasional dapat dilaksanakan.
Sejumlah dokumen yang masih dalam proses penyelesaian antara lain Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Kedua dokumen tersebut merupakan persyaratan penting yang harus dipenuhi sebelum kegiatan pertambangan dapat dilakukan.
Ucok yang dalam siaran pers itu didampingi Ketua Pengawas Koperasi PTB, Kepala Soa Jimbers Nurlatu mengatakan, berkomitmen untuk mengikuti seluruh tahapan administrasi, regulasi, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komitmen tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap hukum sekaligus upaya mewujudkan tata kelola pertambangan yang baik, transparan, dan berkelanjutan.
Terkait berbagai informasi yang beredarx pihak koperasi PTB menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya maupun informasi hoaks yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu.
Masyarakat diharapkan memperoleh informasi dari sumber resmi dan terpercaya serta bersama-sama menjaga situasi yang kondusif demi mendukung proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adat di Kabupaten Buru.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, bijak dalam menerima informasi, serta tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang belum tentu benar. Koperasi Parusa Tanila Baru akan terus menjalankan seluruh proses sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," timpal pengawas koperasi PTB
Koperasi PTB kembali menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada aktivitas pertambangan yang dilakukan di wilayah Gunung Botak.
"Seluruh fokus koperasi masih tertuju pada penyelesaian tahapan administrasi dan perizinan sesuai regulasi yang berlaku sebelum memasuki tahap operasional," tutup Ucok. (LTO)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

