Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Kapolsek Namlea Masuk Sekolah, Ingatkan Bahaya Bullying, Miras dan Tawuran bagi Masa Depan Pelajar

Namlea – Upaya membangun kesadaran hukum dan menjaga keamanan di kalangan pelajar terus dilakukan jajaran Polsek Namlea. Melalui program Polisi Masuk Sekolah Tabaos Kamtibmas, Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan SH MH, menyambangi SMP Negeri 1 Buru di Namlea pada Senin (28/5/2026).

Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin Polsek Namlea setiap hari Senin itu diawali dengan pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, di mana Kapolsek Namlea bertindak langsung sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, Iptu Charles menyoroti berbagai persoalan yang kini kerap terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan (bullying), penyalahgunaan minuman keras, lem ehabong, narkoba, hingga aksi tawuran antarpelajar.

Ia mengingatkan bahwa tindakan bullying yang sering dianggap sekadar candaan dapat menimbulkan luka batin dan berdampak buruk bagi korban.

"Jangan sampai bercanda secara berlebihan hingga menyakiti perasaan teman. Kalian harus saling menghargai dan menjaga pergaulan sesama teman," pesan Iptu Charles.

Selain itu, ia juga menekankan bahaya penyalahgunaan lem ehabong yang menurutnya dapat menimbulkan efek kecanduan serupa narkoba jika disalahgunakan.

"Lem Ehabong akan membawa kecanduan seperti narkoba. Adik-adik harus berhati-hati dan jangan pernah coba-coba menghirup lem tersebut, apalagi mencicipi miras maupun narkoba," tegasnya.

Tidak hanya itu, Kapolsek juga menyoroti fenomena tawuran yang masih melibatkan pelajar tingkat SMP maupun SMA, baik antar siswa dalam satu sekolah maupun antar sekolah yang berbeda.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya merugikan diri sendiri, namun juga dapat mengancam masa depan para pelajar apabila berujung pada proses hukum.

"Apabila adik-adik telah melakukan tindak pidana dan berlanjut pada proses hukum, maka nantinya adik-adik dapat mengalami kesulitan, termasuk dalam pengurusan SKCK yang dapat memengaruhi masa depan," ujarnya.

Iptu Charles juga mengingatkan pentingnya disiplin, etika, serta ketaatan terhadap aturan sekolah dan para guru sebagai fondasi meraih masa depan yang lebih baik.

"Pada intinya, jangan pernah melakukan pelanggaran hukum sekecil apa pun. Jika berhubungan dengan hukum, maka dampaknya bisa memengaruhi masa depan adik-adik," tambahnya.

Mengakhiri amanatnya, ia memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berani memiliki cita-cita besar.

"Bermimpi itu gratis dan semua orang memiliki mimpi. Namun untuk meraih mimpi tersebut, harus melalui proses, kerja keras, dan kedisiplinan," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 1 Buru, Simin Fataruba, S.Pd., M.Pd., para wakil kepala sekolah, dewan guru, siswa-siswi SMP Negeri 1 Buru, serta Bhabinkamtibmas Desa Namlea. (LTO) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama