Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Advokat Muda Rikardus Tola “Turun Gunung”, Edukasi Ratusan Siswa SDI Misir Lawan Bullying

MAUMERE
 - Maraknya kasus perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak yang terjadi belakangan ini memantik kepedulian berbagai pihak. Salah satunya datang dari advokat muda asal Kabupaten Sikka, Rikardus Tola, yang turun langsung memberikan edukasi hukum kepada para pelajar di SDI Misir, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan anak yang berlangsung di Kecamatan Alok, Kota Maumere itu diikuti ratusan siswa-siswi, para guru, kepala sekolah, hingga relawan dari Taman Baca Masyarakat Misir Tengah dan DPP Bidang Pendidikan Paroki Spiritu Santo Misir.

Dalam kegiatan tersebut, Rikardus menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun kekerasan.

“Anak-anak adalah masa depan kita. Kita tidak boleh membiarkan mental mereka rusak karena tindakan bullying yang dianggap biasa. Lewat sosialisasi ini, kami memberikan pemahaman hukum dasar dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak,” ujar Rikardus di sela kegiatan.

Sebagai praktisi hukum, ia menilai edukasi mengenai bahaya perundungan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak mampu memahami dampak buruk tindakan tersebut, baik bagi korban maupun pelaku.

Dalam pemaparannya, Rikardus menjelaskan berbagai jenis perundungan, mulai dari bullying fisik, verbal, hingga cyber bullying. Ia juga memaparkan dampak psikologis yang dapat dialami korban, seperti trauma, penurunan prestasi belajar, hingga kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial.

Tak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum terhadap tindakan kekerasan anak serta langkah-langkah pelaporan yang dapat dilakukan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan bullying di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab yang dikemas dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif yang dilakukan oleh Rikardus Trofinus Tola. Kehadiran praktisi hukum di lingkungan sekolah dinilai memberi pemahaman baru sekaligus memperkuat komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran Pak Rikardus membantu kami mempertegas komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan bebas dari kekerasan,” ungkap Kepala Sekolah SDI Misir.

Kegiatan sosialisasi kemudian ditutup dengan deklarasi bersama seluruh warga sekolah untuk menolak segala bentuk perundungan di lingkungan SDI Misir, dilanjutkan sesi foto bersama seluruh peserta dan pendamping kegiatan. (MM) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama