Namrole – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Selatan, Ahmadan Loilatu, SH, menerima kunjungan jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buru Selatan dalam rangka koordinasi dan penguatan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan, Rabu (6/5/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara BPS dan DPRD guna mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang merupakan program strategis nasional dalam memotret kondisi, potensi, serta dinamika perekonomian di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Buru Selatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat kolaborasi tersebut, pihak BPS Kabupaten Buru Selatan memaparkan pentingnya Sensus Ekonomi sebagai instrumen utama dalam menghasilkan data yang akurat, komprehensif, dan terpercaya mengenai berbagai aktivitas ekonomi masyarakat. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan, Ahmadan Loilatu, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, ketersediaan data yang valid merupakan elemen penting dalam proses perencanaan pembangunan, pengambilan keputusan, hingga evaluasi berbagai program pemerintah.
“Kami di DPRD sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena data yang dihasilkan akan menjadi fondasi penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan ekonomi daerah ke depan. Pembangunan yang baik harus didasarkan pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ahmadan Loilatu.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai struktur perekonomian daerah, potensi usaha yang berkembang, serta tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi. Informasi tersebut sangat penting dalam merumuskan kebijakan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Ahmadan Loilatu berharap hubungan kemitraan antara DPRD dan BPS Kabupaten Buru Selatan dapat terus diperkuat demi mendukung terwujudnya tata kelola pembangunan yang berbasis data dan fakta lapangan.
“Sinergi yang baik antara lembaga legislatif dan BPS sangat diperlukan agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar berangkat dari kondisi nyata masyarakat. Dengan demikian, pembangunan yang dilaksanakan akan lebih tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat yang maksimal,” tambahnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas lembaga sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Diharapkan, melalui dukungan seluruh pihak, pelaksanaan sensus dapat berjalan optimal dan menghasilkan data berkualitas yang mampu menjadi pijakan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi Kabupaten Buru Selatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. (Tim)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

