Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Bupati Buru Launching Srikandi V3, Dorong Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Modern

Namlea – Pemerintah Kabupaten Buru resmi memulai penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi Versi 3 (Srikandi V3) sebagai bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Buru, Ikram Umasugi, SE, di Namlea, Rabu (13/5/2026), yang ditandai dengan penandatanganan sidik jari secara elektronik.

Dalam sambutannya, Bupati Ikram menegaskan bahwa penggunaan Srikandi V3 merupakan langkah penting menuju tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, efisien, transparan, dan aman di era digitalisasi saat ini.

“Melalui aplikasi Srikandi, seluruh naskah dinas dan tanda tangan dilakukan secara elektronik. Pemalsuan dokumen akan semakin sulit karena seluruh data tersimpan secara digital,” ujar Ikram Umasugi.

Kegiatan launching turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Buru Bambang Langlangbuana, S.Pd., M.Pd., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Azis Tomia, para pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Wujud Implementasi SPBE

Bupati menjelaskan, penerapan aplikasi Srikandi V3 sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang mewajibkan pemerintah memaksimalkan penggunaan teknologi dalam seluruh aspek administrasi pemerintahan, termasuk bidang kearsipan.

Menurutnya, Srikandi bukan sekadar aplikasi pengarsipan, tetapi menjadi solusi terintegrasi dalam pengelolaan tata naskah dinas, pengiriman surat, hingga disposisi elektronik yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

“Penerapan SPBE saat ini bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan. Kecepatan, ketepatan, dan keamanan administrasi menjadi kunci efisiensi pelayanan publik,” tegasnya.

Aplikasi Srikandi sendiri dikembangkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia sebagai aplikasi umum nasional untuk mengintegrasikan pengelolaan arsip dinamis di seluruh instansi pemerintahan.

Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Penggunaan Kertas

Bupati Ikram menilai kehadiran Srikandi V3 akan memberikan banyak manfaat bagi pemerintahan daerah, mulai dari peningkatan efisiensi administrasi, transparansi, hingga mendukung konsep kantor ramah lingkungan atau green office.

“Dokumentasi menjadi lebih tertata, mudah ditelusuri, dan koordinasi antar perangkat daerah juga semakin mudah dilakukan,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala OPD dan admin segera mengimplementasikan penggunaan aplikasi tersebut secara efektif agar sistem administrasi konvensional berbasis kertas dapat beralih menuju sistem digital yang lebih aman dan efisien.

Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru, Bupati meminta agar terus mendampingi seluruh OPD dalam proses migrasi dan penggunaan aplikasi Srikandi V3.

Seluruh Pegawai Didorong Kuasai Fitur Srikandi

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Buru, Elvira Kamarullah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi Srikandi V3 bertujuan memperkenalkan sistem registrasi surat dan disposisi elektronik guna mendukung penerapan pemerintahan berbasis elektronik.

Selain meningkatkan efisiensi kerja dan mempercepat proses administrasi, aplikasi ini juga diharapkan mampu mewujudkan sistem paperless office di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru.

“Sasaran penggunaan aplikasi Srikandi adalah memastikan seluruh pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru dapat mengoptimalkan seluruh fitur aplikasi, mulai dari tanda tangan elektronik, disposisi surat, hingga pelaporan arsip secara tertata dan benar,” jelas Elvira. (LTO) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama