Namrole – Komitmen Pemerintah Kabupaten Buru Selatan di bawah kepemimpinan Bupati La Hamidi, S.H bersama Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily, S.E., M.Pd terus dibuktikan melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga pelosok desa.
Sabtu (8/5/2026), Bupati La Hamidi didampingi Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Balai Sosial dan MCK di Dusun Lumara, Desa Waeteba, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan stimulan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warga, khususnya komunitas adat terpencil di wilayah Waesama.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program Bantuan Pemberdayaan Sosial bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) dari Direktorat Pemberdayaan Sosial KAT Kementerian Sosial Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Yayasan Ulil Amri Buru Selatan.
Adapun pembangunan akan dilaksanakan di empat kelompok masyarakat (Pokmas), yakni Pokmas Fatiban Desa Hote, Pokmas Mangga Dua Desa Wamsisi, Pokmas Lumara Desa Waeteba, serta Pokmas Waenata Desa Simi.
Dalam sambutannya, Bupati La Hamidi menegaskan bahwa pembangunan balai sosial bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dan pemerintah daerah dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat hingga ke tingkat dusun.“Kecamatan Waesama memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun kekuatan sosial masyarakatnya. Karena itu pembangunan balai sosial ini sangat penting sebagai sarana memperkuat interaksi sosial, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan menjadi pusat kegiatan pemberdayaan warga,” ujar La Hamidi.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buru Selatan merupakan bentuk komitmen menghadirkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
“Gedung balai sosial ini nantinya menjadi tempat berkumpul masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan hingga ke kecamatan dan desa,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur sosial, Pemerintah Kabupaten Buru Selatan juga menyerahkan bantuan stimulan sosial kepada 133 kepala keluarga yang tersebar di sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Waesama.
Penerima bantuan berasal dari Dusun Fatiban Desa Hote, Dusun Mangga Dua Desa Wamsisi, Dusun Lumara Desa Waeteba, dan Dusun Demalahe Desa Simi.
Bupati La Hamidi berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat serta dimanfaatkan secara baik demi meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima.“Kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah. Bantuan ini bukan hanya sekadar bantuan sosial, tetapi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, La Hamidi juga mengajak masyarakat untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan demi kemajuan Waesama dan Kabupaten Buru Selatan secara umum.
“Kebersamaan adalah kekuatan utama kita. Dengan persatuan dan gotong royong, kita dapat membangun Waesama yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Kehadiran Bupati La Hamidi dan Wakil Bupati Gerson Eliaser Selsily di tengah masyarakat Waesama mendapat sambutan hangat dari warga. Masyarakat menilai kepemimpinan keduanya membawa semangat baru dalam pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Buru Selatan. (AL)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |



