Close
Close

IAKN Ambon Gelar Kuliah Perdana, Pengembangan SDM Perguruan Tinggi Keagamaan melalui Layanan Beasiswa dan Riset

Ambon - Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon kembali mengasah kemampuan dan pengetahuan mahasiswa melalui kuliah perdana yang dilakukan pada Kamis (12/3/2026), di gedung auditorium IAKN Ambon.

Seluruh mahasiswa pun diarahkan dosen untuk menuju ruangan yang telah disiapkan. 

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium IAKN Ambon ini menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya SDM unggul di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

Dalam kuliah bertajuk “Kebijakan Pengembangan SDM Perguruan Tinggi Keagamaan melalui Layanan Beasiswa dan Riset”, civitas akademika IAKN Ambon mendapatkan pemahaman tentang berbagai peluang beasiswa studi lanjut dan penguatan riset bagi mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jendral, Ruchman Basori mengatakan dalam kuliah perdana tersebut ia mendorong mahasiswa untuk mengambil kesempatan studi lanjutan melalui program Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama.

"Kuliah perdana bagi mahasiswa IAKN ini didalamnya saya menyampaikan motivasi bagi para mahasiswa untuk berbagai kesempatan-kesempatan studi lanjut, nanti yang S1 bisa S2, S2 bisa S3, terlebih khusus bagi beasiswa Indonesia bangkit Kementerian Agama, " Jelas Ruchman saat di wawancarai. 

Menurutnya, Indonesia akan mampu bersaing jika yang diutamakan adalah pengembangan sumber daya manusianya.

"Kalau kita yakin bahwa Indonesia emas itu akan sukses, Indonesia akan bersaing dengan negara-negara lain maka kata kuncinya dengan sumber daya manusia, " tambahnya.

Ia juga menambahkan, program Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama sangat mengutamakan para alumni dan tenaga kependidikan keagamaan sekaligus bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi.

"Perlu saya sampaikan bahwa BIB diperuntukkan untuk keluarga besar Kementerian Agama salah satunya adalah alumni IAKN, alumni perguruan tinggi keagamaan, tenaga kependidikan pada pendidikan keagamaan, kemudian para dosen dan tendik, " tuturnya.

Rachman berharap, kesempatan baik yang telah disediakan ini dapat dipergunakan kesempatannya, khususnya para alumni dan para dosen.

"Ini kesempatan emas untuk teman-teman semua dalam mengambil kesempatan itu, " pintanya.

Rachman menjelaskan program BIB merupakan salah satu program beasiswa yang mampu membiayai semua kebutuhan. 

"Beasiswa Indonesia Bangkit ini semuanya dibiayai dari biaya studi, biaya hidup, uang buku, penulisan jurnal, dan juga transportasi serta tunjangan keluarga, " ujarnya.

Ia juga menegaskan, Beasiswa Indonesia Bangkit tidak memandang latar belakang apapun, kemampuan dan kemauan adalah kunci utama dalam menggapai cita-cita.

"Dengan melalui beasiswa, tidak pandang bulu yang penting punya kemampuan secara intelektual, akademik dan juga kesiapan mental dan yang terpenting adalah dia mampu melanjutkan studi, " katanya.

Menutup pernyataannya, para mahasiswa semester akhir pun diharapkan segera lulus dan melanjutkan studi dengan adanya program Beasiswa Indonesia Bangkit sebagai jembatan pendidikan gratis.

"Mudah-mudahan para mahasiswa yang nanti semester 8 segera lulus untuk mengambil S2 melalui program BIB, " tutupnya. (EH) 

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama