Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

SINERGI MOASALAKI DAN PEMERINTAH: Peletakan Batu Pertama Kopdes Lowolabo Jadi Tonggak Baru Kemandirian Desa

LOWOLABO, PAGA – Desa Lowolabo mencatatkan sejarah baru dalam penguatan ekonomi kerakyatan melalui prosesi peletakan batu pertama pembangunan gerai ekonomi Koperasi Desa (Kopdes) Lowolabo, Sabtu (31/1). Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara otoritas adat, pemerintah desa, dan elemen masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi dari pinggiran.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh pemangku adat tertinggi, yakni Mosalaki Paga yang terdiri dari 7 Bhisu. Kehadiran para tokoh adat ini memberikan legitimasi kultural bahwa pembangunan ekonomi desa harus selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal. Selain itu, hadir pula Penjabat (PJ) Kepala Desa Lowolabo, unsur TNI-Polri dari Koramil dan Polsek Paga, Pendamping Desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Pesan Politik Pembangunan: Melawan Rentenir

Ketua Kopdes Lowolabo, Pak Alexsius Suki, dalam penyampaiannya menekankan bahwa kehadiran koperasi ini merupakan langkah politik ekonomi desa untuk melindungi warga. Ia menegaskan bahwa seluruh warga Desa Lowolabo dari berbagai profesi diwajibkan menjadi anggota Kopdes.

"Kehadiran Kopdes Lowolabo adalah untuk memutus rantai ketergantungan masyarakat terhadap koperasi harian atau rentenir yang selama ini memberatkan dengan bunga besar. Kami hadir dengan sistem simpan pinjam yang sehat agar masyarakat mampu membuka usaha secara mandiri," tegas Alexsius.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Alexsius menambahkan bahwa pengurus dan pengawas koperasi akan segera turun ke lapangan. "Setelah ini, kami akan melakukan sosialisasi intensif di setiap dusun di wilayah Desa Lowolabo guna memastikan seluruh warga memahami visi besar ini," tambahnya.

Integrasi Ekonomi, Pariwisata, dan Tenaga Kerja

Diskusi pasca-peletakan batu pertama juga melahirkan gagasan inovatif. Ketua Karang Taruna Desa Lowolabo menyatakan komitmen pemuda untuk mendukung penuh unit usaha koperasi. Salah satu usulan strategis yang disepakati adalah pembangunan Lopo-lopo di sekitar gerai ekonomi.

Konsep ini menggabungkan sektor perdagangan dengan pariwisata. Selain berbelanja di gerai koperasi, pengunjung akan dimanjakan dengan panorama keindahan pantai Lowolabo. Usulan cerdas ini mendapat dukungan penuh dari tokoh akademisi, Ricki Nobel serta para tokoh masyarakat yang hadir.

Tak hanya soal infrastruktur, Kopdes Lowolabo diproyeksikan menjadi penyerap tenaga kerja lokal. Unit usaha yang dikelola, seperti gerai Apotek, gerai Alat dan Obat Pertanian, serta gerai Sembako, akan dikelola oleh putra-putri desa yang memiliki keterampilan khusus.

Dukungan Lintas Sektor

Hadirnya Ketua BUMDES dan para petani hortikultura dalam kegiatan ini semakin mempertegas bahwa Kopdes akan menjadi jantung baru bagi ekosistem ekonomi di Lowolabo. Dengan restu dari para Mosalaki dan pengawalan dari pemerintah serta aparat keamanan, pembangunan gerai Kopdes ini diharapkan menjadi pelopor bagi desa-desa lain di wilayah Paga dalam hal kedaulatan ekonomi.

Kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama dan dialog hangat sebagai wujud solidaritas warga desa dalam mengawal proyek strategis ini hingga tuntas. (MM) 

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Iklan Natal
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama