Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Pemda Buru Selatan Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Buru Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan. Komitmen Pemkab Buru Selatan dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat berbuah manis dengan diraihnya penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards kategori Madya.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Buru Selatan, La Hamidi, SH, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Buru Selatan, pada acara penganugerahan UHC Awards yang berlangsung di Ballroom JI-EXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Capaian kategori Madya ini menunjukkan bahwa Kabupaten Buru Selatan dinilai berhasil memperluas dan memperkuat jangkauan perlindungan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sekaligus memenuhi indikator utama Universal Health Coverage yang ditetapkan pemerintah pusat.

Penghargaan UHC Awards kategori Madya diberikan kepada pemerintah daerah yang memenuhi sejumlah kriteria ketat, di antaranya cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dari total penduduk, tingkat keaktifan peserta minimal 85 persen dengan porsi PBI/PBPU Pemda sekurang-kurangnya 10 persen dari total penduduk. Alternatif lainnya adalah tingkat keaktifan minimal 80 persen dengan porsi PBPU Pemda minimal 25 persen, berstatus UHC Prioritas Kabupaten/Kota, serta kewajiban pembayaran iuran PBPU Pemda yang telah lunas hingga September 2025.

Bupati Buru Selatan, La Hamidi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di daerah, khususnya jajaran pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.

"Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Buru Selatan dalam memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. Ini bukan tujuan akhir, tetapi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” ujar Bupati La Hamidi.

Menurutnya, Pemkab Buru Selatan secara konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, baik dari sisi pembiayaan maupun penguatan sistem layanan kesehatan di daerah.

Selain dukungan pembiayaan, pemerintah daerah juga terus memperkuat infrastruktur dan sarana prasarana pelayanan kesehatan. Saat ini, Kabupaten Buru Selatan memiliki dua rumah sakit, yakni RSUD Dr. Salim Alkatiri dan RSP Raja Latubau Fogi, serta 13 Puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah dan menjadi penopang utama layanan kesehatan masyarakat.

"Kami terus berupaya meningkatkan mutu layanan di rumah sakit dan puskesmas, agar masyarakat tidak hanya terjamin dari sisi kepesertaan, tetapi juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan bermutu,” tambahnya.

Pemkab Buru Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem jaminan kesehatan daerah, meningkatkan keaktifan peserta JKN, serta memastikan keberlanjutan pembiayaan demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (AL) 

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Iklan Natal
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama