SIMALUNGUN - Adanya dugaan pembalakan liar dan pembukaan sawmil tanpa kelengkapan izin yang sah, membuat warga melakukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke KPH Wilayah II Siantar pada tanggal (29/12/2025).
Info yang dihimpun kru media, diketahui bahwa isi Dumas tersebut selain menyebutkan lokasi dugaan pembalakan liar dan Sawmil yang bertempat di wilayah Nagori Mariah Dolok, Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun, dengan dugaan tidak memiliki izin usaha serta titik lokasi penebangan yang tidak sesuai, juga menyampaikan adanya dugaan keterlibatan salah seorang oknum staf pada KPH Wilayah II Siantar berinisial ANS.
Selain menindak dan menertibkan seluruh aktivitas pengolahan kayu yang diduga tidak memiliki izin resmi, Warga juga meminta Kepala KPH II Wilayah Pematangsiantar agar mendatangi tempat dan melakukan pemeriksaan langsung.
Warga juga meminta agar KPH melakukan pemeriksaan terhadap seorang staf KPH Wilayah II Pematangsiantar berinisial ANS yang diduga sebagai pemilik usaha dimaksud serta meminta agar prasarana jalan di Nagori Mariah Dolok yang telah rusak akibat aktifitas tersebut diperbaiki dan membebankan biayanya kepada pelaku.
Ditempat terpisah, kru media juga telah mengconfirm pihak terkait diantaranya KPH Wilayah II Siantar beserta Kasi Perlindungan Hutan, Kabid PPHK Dinas LHK Sumut serta pihak terkait lainnya pada Kamis (08/01/2026), berikut tanggapannya.
KPH Wilayah II Siantar :"Silahkan menghubungi Kasi Perlindungan Hutan Bg, karena saya sedang mendampingi Komisi B".
Kasi Perlindungan Hutan : "Penjelasan sudah disampaikan melalui media lain dan dalam 2 hari lagi akan terbit".
Kabid Pemanfaatan Hutan dan Perhutanan Sosial LHK Provinsi Sumut, Albert Sibuea, SH, M.AP :
"Baru mengetahui info dimaksud, silahkan untuk langsung konfirmasi kepada KPH Wilayah II Siantar".
Sementara itu, Kadis LHK Propinsi Sumut, Heri W Marpaung, S.STP, M.AP dan Kabid PPHK LHK Provinsi Sumut, Zainuddin Harahap, SP sampai berita naik ke meja redaksi belum juga menyampaikan tanggapannya.
(Julianto)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

