Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

DPK GMNI Se-Kota Ambon Tegaskan Komitmen Melalui Perayaan Dies Natalis GMNI ke-72 Tahun

Ambon - Perayaan Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ke-72 tahun menjadi momentum refleksi perjalanan dan perjuangan panjang anggota dan kader GMNI.


Dalam situasi kesederhanaan, Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Se-Kota Ambon kembali merayakan dan memperingati Dies Natalis GMNI ke-72 tahun di taman kampus Institut Agama Kristen (IAKN) Ambon pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 11.30-16.00 WIT.


Acara ini berlangsung dengan penuh makna merefleksikan nasib dan perjuangan kaum marhaen.


Dies Natalis GMNI Ke-72 tahun ini mengangkat tema "Gotong Royong Mewujudkan Pasal 33 UUD 1945".


Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Ambon, Walter Masiru dalam sambutannya, ia menegaskan momen dies natalis GMNI ke-72 tahun yang dilakukan hari ini sebagai hari bersejarah di kemudian hari.


"Kegiatan yang penuh kesederhanaan ini harus dicatat oleh kita semua agar bisa menjadi sebuah peristiwa atau sejarah di suatu hari nanti dan menjadi peringatan akan perjuangan yang panjang," ujar Masiru.


Masiru juga berharap seluruh anggota dan kader GMNI tetap menjadi patron gerakan revolusi yang kuat dalam menghadapi sistem kapitalisme dengan mengutamakan kualitas daripada anggota dan kader GMNI.


"Saya mengajak kita semua untuk tetap menghayati perjuangan yang panjang ini, karena masih kaum marhaen belum dipenuhi kebutuhannya untuk mencapai keadilan sosial, karena kita masih diikat oleh sistem yang kuat" tambahnya.


Sementara itu, Ketua DPK GMNI FSKK, Eston Halamury mewakili DPK GMNI Se-Kota Ambon, dalan sambutannya, mengatakan perayaan dies natalis GMNI adalah momen yang dinantikan oleh seluruh anggota dan kader GMNI se-Indonesia dan harus dirayakan dalam situasi apapun.


"Dies Natalis GMNI Ke-72 tahun ini adalah agenda penting yang harus dirayakan dan hari ini kita telah merayakannya dengan penuh kesederhanaan tanpa dilaksanakan di gedung-gedung yang mewah," tegasnya.

Halamury juga menekankan pentingnya

 kesadaran nasionalisme yang sesuai dengan prinsip marhaenisme.


"Perbedaan kita hari ini adalah simbol nasionalisme yang menjadi tameng utama marhaenisme sebagai alat perjuangan," tuturnya.


Menutup sambutannya, halamury berharap kegiatan dies natalis GMNI ke-72 tahun menjadi refleksi perjalanan GMNI dan membangun semangat gotong royong untuk mewujudkan pasal 33 UUD 1945.


"Kita harus terus mengutamakan solidaritas kita dalam situasi yang penuh kesederhanaan ini demi terwujudnya pasal 33 UUD 1945 dan tetap merawat kebersamaan kita yang maksh ada hingga saat ini," pungkasnya.


Menutup acara ini, seluruh anggota dan kader menyelenggarakan panggung seni yang diisi dengan lagu, puisi dan orasi oleh anggota dan kader GMNI yang turut berpartisipasi dalam acara dies natalis GMNI ke-72 tahun ini. (OR-EH)

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama