Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

778 Warga Binaan Lapas Kelas I Makassar Terima Remisi Idul Fitri, Jadi Momentum Perubahan Diri

Makassar – Sebanyak 778 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar menerima Remisi Khusus Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/03/2026), usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri berjamaah di lapangan Lapas.


Pemberian remisi dilakukan sebagai bentuk penghargaan atas perubahan perilaku serta komitmen warga binaan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, bersama jajaran pejabat struktural, staf, dan seluruh warga binaan.


Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas kepada perwakilan penerima. Momen tersebut disambut penuh rasa syukur oleh para warga binaan, yang memaknainya sebagai harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.


Sutarno dalam sambutannya menegaskan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan bentuk apresiasi negara terhadap warga binaan yang menunjukkan kesungguhan dalam memperbaiki diri.


“Remisi khusus Idul Fitri ini merupakan hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat, sekaligus bentuk penghargaan atas kedisiplinan dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa Idul Fitri menjadi momentum penting untuk refleksi diri dan memperkuat nilai keimanan.


“Idul Fitri adalah hari kemenangan, hari kembali ke fitrah. Kami berharap momen ini menjadi titik awal bagi warga binaan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap menjalani kehidupan baru setelah masa pidana berakhir,” tambahnya.


Remisi diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan, serta aktif mengikuti program pembinaan kepribadian dan kemandirian.


Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan komitmen Lapas Kelas I Makassar dalam menerapkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan. Raut kebahagiaan tampak jelas dari para penerima remisi, sebagai simbol harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.


Pemberian remisi ini diharapkan semakin mendorong warga binaan untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga perilaku, dan aktif dalam setiap program pembinaan, sehingga mampu kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang mandiri, produktif, dan berakhlak baik. (OR-A)

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama