Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Udara Namrole Memburuk, Warga Rentan Diminta Waspada Asap Karhutla

Namrole – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengancam kesehatan masyarakat di Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Kualitas udara dilaporkan berada pada angka 125, sementara konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat mencapai 39,4 dan menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bursel mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, anak-anak, serta warga yang memiliki riwayat penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Bursel, Dominggus Seleky, mengatakan masyarakat perlu membatasi paparan asap selama kualitas udara belum membaik. Aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak sebaiknya dikurangi untuk menghindari risiko gangguan kesehatan.

“Bagi lansia, ibu hamil, serta pemilik riwayat penyakit jantung dan pernapasan, disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan. Jika mendesak, agar menggunakan masker berkualitas bagus seperti KN95 atau N95 dan mengurangi aktivitas yang menguras tenaga,” ujar Dominggus kepada wartawan di Namrole, Senin (12/10/2026).

Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Selain membatasi kegiatan di luar ruangan, DLH Bursel mengimbau masyarakat menjaga kondisi udara di dalam rumah agar tetap bersih dan mengurangi masuknya asap.

Warga disarankan menutup jendela ketika asap berada di luar rumah, serta mengatur ventilasi agar udara di dalam ruangan tidak semakin tercemar. Jika tersedia, penggunaan penyaring udara juga dapat membantu mengurangi paparan partikel halus.

Dominggus turut mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Praktik tersebut berpotensi menambah sumber polusi dan memperburuk kondisi udara yang sudah terdampak karhutla.

Menurutnya, upaya mengurangi sumber asap baru sangat penting dilakukan bersama-sama, sembari menunggu kondisi cuaca dan kualitas udara membaik.

Menunggu Hujan, Durasi Kabut Asap Belum Pasti

Di tengah kondisi tersebut, DLH Bursel belum dapat memastikan kapan kabut asap akan berakhir. Perubahan cuaca, terutama turunnya hujan, diharapkan dapat membantu meredakan kondisi kekeringan dan mengurangi ancaman kebakaran.

“Kondisi ini tidak bisa dipastikan sampai kapan akan berakhir. Mari kita doakan agar hujan bisa segera turun,” kata Seleky.

Masyarakat diharapkan tidak menganggap remeh kabut asap yang menyelimuti Namrole. Selain mengganggu kenyamanan beraktivitas, paparan partikel halus dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok yang lebih rentan.

Pemerintah dan masyarakat pun perlu memperkuat langkah pencegahan karhutla agar sumber asap tidak bertambah, sembari terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi di lapangan. (AL) 

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama