Ambon – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ambon akan menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) ke-XV pada 7 Mei 2026 dengan mengusung tema “Regenerasi Kepemimpinan Ikatan yang Transformatif dan Berkemajuan.” Momentum ini diharapkan menjadi titik penting dalam memperkuat arah gerakan organisasi ke depan.
Ketua Panitia Musycab XV, Saleh Loilatu, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk memperkuat kembali nilai-nilai dasar IMM, yakni keislaman, keilmuan, dan kemanusiaan.
“Musycab ini menjadi ruang untuk mentransformasikan nilai-nilai ikatan dalam gerakan yang relevan dan responsif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh kader IMM di Kota Ambon untuk menjadikan Musycab sebagai momentum kebangkitan organisasi. Menurutnya, forum ini harus dimaknai sebagai awal perjuangan baru dalam membangun IMM yang lebih kuat, progresif, dan berkemajuan.
“Musycab bukan sekadar agenda seremonial, tetapi titik awal perjuangan baru,” tegas Loilatu.
Dalam pelaksanaannya, Musycab XV IMM Ambon menitikberatkan pada sejumlah tujuan utama. Pertama, sebagai ajang konsolidasi internal dan mempererat silaturahmi antar kader di tingkat cabang. Kedua, memastikan penyelenggaraan musyawarah berjalan dengan semangat amanah dan tanggung jawab.
Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu melahirkan keputusan strategis serta program kerja yang responsif terhadap persoalan kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Musycab juga menjadi sarana untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan mampu melanjutkan estafet perjuangan organisasi.
Tak kalah penting, kegiatan ini diarahkan untuk merevitalisasi nilai-nilai ideologis IMM sekaligus memperkuat budaya intelektual di kalangan kader.
Loilatu menekankan bahwa Musycab sejatinya merupakan ajang evaluasi tahunan organisasi. Oleh karena itu, para kandidat yang akan maju diharapkan menjadikan forum ini sebagai ruang adu gagasan, visi, misi, dan strategi, bukan ajang konflik.
“Kami berharap para kandidat memaknai Musycab sebagai ruang uji gagasan, bukan untuk saling menyalahkan atau menunjukkan kekuatan fisik,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh kader untuk bersama-sama menjaga marwah forum agar tetap bermartabat dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa IMM Kota Ambon menuju masa depan yang lebih berkemajuan.
“Marilah kita menjaga forum ini agar melahirkan kepemimpinan yang berkualitas demi masa depan IMM yang lebih baik,” tutupnya. (OR-EH)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

