Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Dua Anak Papua Dibaptis di Tengah Hutan Kepulauan Aru, Cetak Sejarah Baru

DOBO – Sebuah peristiwa bersejarah bagi Gereja Katolik di Kepulauan Aru, Maluku, terjadi pada Minggu (10/5/2026). Dua anak asal Papua dibaptis di tengah hutan Pulau Gwamar dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Maria de Fatima Dobo, RP. Tino Ulahayanan, MSC, didampingi Vikaris Paroki, RD. Corsan Rahaded.

Kedua anak yang menerima Sakramen Baptis tersebut adalah Yoseph Buatai (2) dan Maria Lena Sai (3). Prosesi suci ini berlangsung khidmat di sebuah kapel yang baru saja selesai dibangun di area perkebunan, lokasi di mana komunitas warga asal Kabupaten Asmat, Papua Selatan, bermukim.

Tercatat ada sekitar 63 jiwa warga Asmat yang kini menetap dan bekerja di area perkebunan tersebut. Selama ini, akses mereka menuju Pusat Paroki maupun Stasi terdekat cukup sulit karena harus menempuh jarak sekitar 5 hingga 7 kilometer membelah hutan.

Kondisi geografis yang sulit ini membuat kerinduan warga untuk mengikuti Perayaan Ekaristi seringkali terhambat. Maria Reyaan, seorang Katekis yang tinggal bersama warga di wilayah tersebut, mengungkapkan kesedihannya saat menceritakan keterbatasan transportasi yang mereka alami.

“Mereka sangat rindu menerima Komuni, namun jaraknya terlalu jauh ke Gereja. Kami ingin membantu, namun motor kami hanya satu. Itupun hanya bisa angkut saya, suami, dan dua anak,” ujar Maria Reyaan dengan mata berkaca-kaca.

Melihat kondisi tersebut, pihak Pastor paroki memutuskan untuk melakukan pelayanan langsung di lokasi. Dalam khotbahnya, Pastor Tino menekankan bahwa esensi gereja bukanlah sekadar bangunan, melainkan umat itu sendiri.

“Hari ini kita berada di tengah hutan, di area perkebunan. Kita bangun kapel ini sebagai tempat mereka berkumpul dan berdoa. Inilah tujuan utama kita, karena gereja yang sesungguhnya adalah mereka,” tegas Pastor Tino.

Suasana haru menyelimuti saat Pastor mengurapi dahi kedua anak tersebut dengan minyak suci. “Semoga Allah berkenan menjaga anak ini agar dia menjadi anggota umat-Nya yang setia sampai masuk kehidupan yang kekal, Amin,” ucapnya.

Sebelum pembaptisan, Pastor Corsan Rahaded terlebih dahulu memberkati kapel baru tersebut. Komunitas warga Papua di hutan Gwamar ini kini resmi bergabung dalam Komunitas Basis (Kombas) Stasi Santo Yoseph Dobo dengan nama Kombas Santo Yoseph Pekerja, yang telah ditetapkan sejak 1 Mei 2026. (YL)

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama