Close
Close

Puluhan Jurnalis Ikut Media Workshop KC Ambon 2022



Ambon, Orasirakyat.com 
Puluhan awak media di Kota Ambon mengikuti media Workshop yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Ambon, Kamis (11/08/2022).


Dalam Workshop ini, Kepala Cabang BPJS Kesehatan H.S Rumondang Pakpahan turut memberikan materi di bantu dua narasumber yakni Dr.Febriany yang bertugas sebagai dokter gigi di Puskesmas Air Salobar Ambon dan Dr. Yokky Stevanus dari Rumah Sakit Hative, Passo.


Kepala Cabang BPJS Kesehatan, HS Rumondang Pakpahan dalam pemaparan materinya menjelaskan, program-program JKN - KIS terfokus pada peningkatan mutu pelayanan melalui berbagai inovasi terkait dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Cara mudah untuk mendapatkan pelayanan juga bisa lewat sistem antrean online yang terintegrasi dengan sejumlah aplikasi Mobile JKN.


"Semua disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi peserta JKN-KIS yang berobat di fasilitas kesehatan. Tentunya tak lagi perlu lagi untuk antre berlama-lama," ungkapnya.


Ia menambahkan, ada juga program yang bernama REHAB untuk pembayaran iuran bertahap yang diperuntukan bagi peserta JKN-KIS yang mengalami tunggakan. Karena peserta JKN - KIS sendiri memiliki kondisi ekonomi yang berbeda.


Tak hanya itu, kata Pakpahan, bagi peserta JKN-KIS yang memiliki tunggakan iuran, dapat melakukan pendaftaran program REHAB melalui aplikasi Mobile JKN atau BPJS dan juga dapat menghubungi Care Center 165.


"Peserta dapat mengakses layanan kepesertaan hanya dengan menggunakan smart phone tanpa perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan," ungkap Pakpahan.


Dikesempatan yang sama, dr. Febriany memaparkan terkait tindakan pelayanan dasar dari pihak Puskesmas bagi peserta BPJS. 


Sementara dr. Yokky mengatakan bahwa pihaknya dari Rumah Sakit Hative Passo sudah melayani BPJS Kesehatan dari tahun 2014 dan tidak ada perbedaan dalam pelayanan.


"Untuk rawat jalan harus ada prosedur yang harus di lewati dan di verifikasi.  Kemudian tindakan di lakukan sesuai dengan poli dari pasien peserta BPJS," ujarnya.


dr. Yokky menambahkan, pihaknya melakukan pelayanan dengan prinsip pelayanan tanpa perbedaan, bebas biaya tambahan, menerima dan menangani dan menyelesaikan setiap komplain yang masuk.


"Ke depan akan ada Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Pelayanan semua sama tidak ada perbedaan, program - program JKN KIS terfokus pada peningkatan mutu pelayanan melalui berbagai inovasi," tandasnya. (ZS)

Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama