NAMLEA – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polsek Namlea. Kali ini, Kapolsek Namlea, Iptu Charles Langitan, SH, MH, bersama personel melakukan monitoring ibadah raya di Gereja GBI ABBA LOVE, Minggu (18/10/2026), sekaligus menyampaikan program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan jemaat, memperkuat silaturahmi, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Berdasarkan siaran pers yang diterima media ini, ibadah raya dipimpin Pendeta Rosani Jani dengan tema khotbah “Bersyukur atas Kebaikan Tuhan”. Ibadah berlangsung dalam suasana penuh khidmat.
Usai ibadah, Iptu Charles bertatap muka dengan jemaat dan menyampaikan delapan program prioritas transformasi Polri, yang menitikberatkan pada pembenahan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, akuntabilitas anggaran, transformasi digital, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kapolsek menegaskan bahwa semangat “Polisi Bersama Masyarakat” membutuhkan keterlibatan aktif warga. Kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi, mendengar aspirasi, dan mendorong terciptanya lingkungan yang aman serta harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Charles mengajak jemaat GBI ABBA LOVE untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama, mempererat tali silaturahmi, serta menghindari potensi konflik maupun gesekan dengan warga sekitar.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap keamanan lingkungan, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gerak-gerik mencurigakan guna mencegah tindak pidana seperti pencurian kendaraan bermotor dan pencurian lainnya.
“Jemaat dan seluruh masyarakat diharapkan saling peduli, memantau lingkungan tempat tinggal, serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” imbau Charles.
Tegaskan Larangan Main Hakim Sendiri
Kapolsek Namlea turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap seseorang yang diduga melakukan tindak pidana. Setiap persoalan hukum harus diserahkan kepada aparat berwenang agar ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami dari Polri, khususnya Polsek Namlea, mengimbau Bapak dan Ibu yang menemukan pelaku tindak pidana agar segera melaporkan dan menyerahkannya kepada pihak berwajib,” tegasnya.
Selain itu, perhatian terhadap generasi muda juga menjadi pesan penting dalam pertemuan tersebut. Charles mengajak para orang tua untuk melindungi anak-anak dan anggota keluarga dari ancaman narkoba, judi online (judol), tawuran, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari keluarga dengan membangun komunikasi, memberikan pengawasan, dan menanamkan nilai-nilai positif kepada anak.
Menutup penyampaiannya, Iptu Charles menegaskan bahwa Polsek Namlea siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Ia mengajak warga tidak ragu melaporkan setiap kejadian maupun dugaan pelanggaran hukum.
“Jangan takut untuk melapor. Kami siap melayani dan melindungi pelapor. Segera hubungi layanan 110 apabila melihat atau mengetahui kejadian maupun perbuatan yang melanggar hukum,” pungkasnya.
Melalui kegiatan monitoring ibadah dan dialog bersama jemaat ini, Polsek Namlea berharap hubungan kemitraan antara polisi dan masyarakat semakin kuat, sehingga kerukunan, toleransi, serta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Namlea dapat terus terpelihara.
(LTO)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

