MBD - Kondisi talut pada ruas Jalan Lintas Hila–Jerusu, Kecamatan Kepulauan Roma, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menuai sorotan masyarakat.
Bangunan yang diharapkan mampu memperkuat dan melindungi badan jalan tersebut dinilai warga memiliki kualitas yang memprihatinkan karena material pada talut secara keseluruhan terlihat mudah pecah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi talut tidak hanya menunjukkan kerusakan pada titik-titik tertentu.
Sejumlah bagian bangunan terlihat memiliki permukaan yang rapuh, sementara material pada bagian tertentu mudah terlepas ketika terkena benturan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius warga. Mereka mempertanyakan daya tahan konstruksi, terlebih informasi yang diperoleh menyebutkan pekerjaan talut tersebut dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun.
Warga menilai lamanya proses pengerjaan semestinya sejalan dengan kualitas hasil pekerjaan.
Namun, kondisi fisik yang terlihat saat ini justru menimbulkan kekhawatiran terhadap kemampuan talut bertahan dalam jangka panjang.
“Kondisinya bukan hanya satu atau dua bagian yang rusak. Secara keseluruhan kami lihat materialnya mudah pecah. Kami khawatir kalau musim hujan datang, air dan kondisi tanah bisa membuat talut ini semakin cepat rusak,” ujar salah satu warga.
Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan. Ruas jalan dan talut berada pada lingkungan yang berpotensi menghadapi tekanan air dan perubahan kondisi tanah ketika curah hujan meningkat.
Jika struktur talut tidak cukup kuat, kerusakan dapat berpengaruh terhadap fungsi perlindungan badan jalan.
Selain daya tahan bangunan, warga juga mempertanyakan material yang digunakan dalam proses pembangunan.
Secara kasatmata, mereka menilai terdapat campuran material yang perlu mendapat pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penggunaan pasir dalam adukan bangunan.
“Kalau memang material dan campurannya sudah sesuai, tentu kami berharap pemerintah bisa menjelaskan kepada masyarakat. Tetapi kalau ada yang tidak sesuai, jangan dibiarkan karena yang menggunakan jalan ini adalah masyarakat dan yang dipertaruhkan juga keselamatan serta ketahanan jalan,” kata warga lainnya.
Meski demikian, dugaan mengenai kualitas material maupun komposisi campuran belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pengamatan visual. Penilaian tersebut membutuhkan pemeriksaan teknis dari instansi atau tenaga ahli yang berwenang.
Pemeriksaan dinilai penting untuk mengetahui apakah kondisi talut disebabkan oleh kualitas material, komposisi campuran, metode pengerjaan, proses pemadatan, faktor lingkungan, atau penyebab teknis lainnya.
Talut memiliki fungsi penting dalam menjaga kestabilan dan melindungi badan jalan dari tekanan tanah maupun pengaruh aliran air.
Karena itu, masyarakat meminta kondisi bangunan tersebut tidak dianggap sebagai persoalan biasa, terutama menjelang periode dengan curah hujan tinggi.
Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh.
Mereka juga meminta agar spesifikasi pekerjaan, material yang digunakan, serta kualitas hasil pembangunan dapat dipastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, masyarakat berharap dilakukan langkah perbaikan dan pertanggungjawaban sesuai aturan.
Sebaliknya, apabila kondisi tersebut disebabkan faktor lain, penjelasan teknis dari pihak berwenang diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas.
Bagi warga, pembangunan infrastruktur jalan tidak cukup hanya selesai secara administratif.
Kualitas dan ketahanan bangunan menjadi hal utama karena fasilitas tersebut digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari dan diharapkan dapat bertahan dalam waktu yang panjang.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi teknis terkait mengenai kualitas talut, spesifikasi pekerjaan, material yang digunakan, serta informasi bahwa pekerjaan tersebut berlangsung kurang lebih satu tahun.
Konfirmasi kepada pihak terkait tetap dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan memberikan ruang hak jawab secara berimbang atas sorotan masyarakat terhadap kondisi Talut Jalan Lintas Hila–Jerusu. (MS)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |

