Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Revitalisasi Gerbang UHO Rp7,4 Miliar Dikritik Mahasiswa

KENDARI – Rencana revitalisasi gerbang utama Universitas Halu Oleo senilai Rp7,4 miliar menuai kritik dari kalangan mahasiswa. Anggaran besar tersebut dinilai tidak mendesak, mengingat masih banyak fasilitas kampus yang kondisinya memprihatinkan.


Salah seorang mahasiswa UHO, Ferli Muhamad Nur, menilai dana sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang berdampak langsung pada proses belajar mengajar.


“Anggaran Rp7,4 miliar untuk sebuah gerbang utama itu angka yang tidak masuk akal. Kampus terlihat megah dari luar, tetapi di dalam masih banyak fasilitas yang berantakan,” ujar Ferli.


Menurutnya, masih banyak ruang kelas dengan pencahayaan minim, toilet fakultas yang rusak dan kekurangan air, laboratorium dengan peralatan terbatas, serta jalan dalam kampus yang berlubang.


Ferli juga menyoroti dokumen perencanaan anggaran kampus yang setiap tahun mencantumkan biaya renovasi dan pemeliharaan fasilitas. Namun, realisasinya dinilai belum terlihat jelas di lapangan.


“Di atas kertas anggarannya selalu ada, tetapi hasilnya nyaris tidak terlihat. Ini menimbulkan pertanyaan soal efektivitas penggunaan anggaran,” katanya.


Selain itu, Ferli meminta transparansi pengelolaan dana pembangunan dan mendorong adanya audit independen. Ia bahkan meminta Badan Pemeriksa Keuangan dan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk meninjau langsung pengelolaan keuangan di UHO.


“Jangan sampai anggaran pendidikan hanya habis untuk pencitraan fisik tanpa memberikan manfaat nyata bagi kualitas pendidikan,” pungkasnya. (OR-Rls)

Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama