Pulau Gebe - Upaya memperkuat literasi generasi muda kembali digaungkan dari wilayah kepulauan. Kumpulan Anak-anak Pelajar Siswa-Siswi untuk Pengembangan Ilmu Pengetahuan (KAPSUIP) Kecamatan Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, menggelar dialog publik di Desa Umyal, Rabu malam (25/3/2026).
Mengusung tema “Ancaman Pendidikan dan Kebudayaan dalam Dunia Digitalisasi”, kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Warga serta pemerintah desa turut hadir, menciptakan forum yang hidup dengan partisipasi aktif masyarakat yang menunjukkan tingginya kepedulian terhadap masa depan pendidikan di daerah kepulauan tersebut.
Beragam gagasan dan pandangan kritis mengemuka dalam dialog. Diskusi berkembang dinamis, menyoroti tantangan pendidikan di Pulau Gebe, khususnya di Pulau Yoi, Desa Umyal. Selain itu, peserta juga mengulas dampak derasnya arus digitalisasi terhadap keberlangsungan budaya lokal serta kualitas pembelajaran generasi muda.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri yang merupakan alumni HPMPG, yakni Ahdan Jalil, S.Sos, Nurlaela Halim, S.Pd, dan Sahrul Galib. Jalannya dialog dipandu oleh moderator Sakila Jafar, yang berhasil menjaga ritme diskusi tetap interaktif, terarah, dan menggugah partisipasi audiens.
Ketua Study Club KAPSUIP, dalam wawancara dengan media ini, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pelajar di Desa Umyal sebagai kunci dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan sumber daya manusia di wilayah kepulauan.Tak sekadar menjadi ruang diskusi, kegiatan ini juga melahirkan wadah baru berupa study club KAPSUIP. Kehadirannya diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan di kalangan generasi muda, khususnya di Pulau Yoi.
Di tengah derasnya arus digitalisasi, inisiatif seperti ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar kerap berawal dari ruang-ruang sederhana yang sarat kesadaran. Dari Desa Umyal, harapan itu mulai tumbuh—pelan namun pasti, menembus batas geografis menuju masa depan yang lebih cerah. (RI)
![]() |
| Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya |


