Close
Close

Pemda Cuek, Masyarakat Rumeon Tak Nikmati Dana Desa



SBT, Orasirakyat.com
Masalah penolakan terhadap Penjabat Desa Rumeon, Ramla Tuhuteru oleh Masyarakat berdampak terhadap pengelolaan Dana Desa tahun 2021-2022, sehingga Pemda didesak untuk segera mengambil langkah. Hal ini diungkapkan oleh salah satu Pemuda Rumeon, Muhamad Kelilauw pada, Kamis (14/7/2022) Via telpon selulernya.


Kelilauw Menjelaskan, selaku Pemuda Desa Rumeon telah berkoordinasi deng Pemerintah Daerah terkait dengan masalah disana, namun sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa yang dipimpin oleh Jafar Kwairumaratu yang saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas Sekretaris Daerah.


"Kadis pemdes telah berkali-kali diperintahkan oleh Bupati tetapi sampai saat ini tidak ada tindak lanjut," ucap Kelilauw.


Menurut Kelilauw, masalah yang ada di Rumeon merupakan bagian dari bencana sosial sehingga butuh respon cepat serta keseriusan Pemerintah Daerah, namun faktanya Pemerintah Daerah tidak mempunyai niat baik untuk menyelesaikan semua persoalan disana.


"Kondisi Rumeon ini masuk pada bencana sosial yang harusnya direspon dengan cepat, tetapi kelihatannya Pemerintah Daerah tidak punya keseriusan dalam menyelesaikan problem di rumeon," tutur Kelilauw.


Kelilauw menambahkan, rencana Pemerintah Daerah untuk turun lansung ke lapangan menyelesaikan masalah tersebut, hanya isapan jempol belaka. Pasalnya 3 Bulan pasca konflik tak satu pun dari unsur Pemerintah Daerah yang menunjukan batang hidungnya disana. 


Bupati Seram Bagian Timur, Abdul Mukti Keliobas, bahkan pernah berkomentar di beberapa Media, bahwa akan segera membentuk tim untuk turun menyelasaikan masalah Di Desa Rumeon


"katanya dong (mereka) mau turun temui Masyarakat pasca konflik rumeon itu, tetapi kurang lebih 3 bulan setelah konflik itu seng (tidak) pernah turun. Mungkin mereka ingin masyarakat saling membunuh dulu baru mereka peduli atau tidak," ucap Kelilauw dengan nada kesal.


Ditambahkan, kondisi seperti ini bukan hanya terjadi di Desa Rumeon yang tidak terselesaikan tetapi juga di beberapa Desa lain yang mempunyai masalah serupa yakni Desa Sera dan kelibingan. 


Untuk itu dirinya berharap, Bupati SBT segera evaluasi kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa


"Saya berharap Pak Bupati bisa mengevaluasi kinerja pemdes lah," tutup Kelilauw. (FS)

Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama