Close
Close
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News
Orasi Rakyat News

Ridwan Hidayatullah Umachina, SH dan PKS Menanam Harapan: Semen, Masjid, dan Masa Depan Rahangiar

Ohoi Rahangiar, Maluku Tenggara | Di tepi samudra  Ohoi Rahangiar yang sunyi namun penuh kehangatan komunitas, hadir sosok Ridwan Hidayatullah Umachina, SH, yang menapaki tanah yang selama ini hanya disapa angin dan ombak. Kehadirannya pada Ahad, 8 Februari 2026, bukan sekadar simbol politik, tetapi sebuah wujud nyata bahwa wakil rakyat dapat hadir menyentuh nadi kehidupan masyarakat, menghadirkan harapan, iman, dan aksi nyata melalui penyerahan 125 zak semen untuk pembangunan Masjid Al-Muqaromah. Setiap langkahnya diiringi pandangan warga yang berharap bukan pada janji, tetapi pada kehadiran yang nyata, dan setiap senyuman menyiratkan penghormatan pada kehidupan yang sederhana namun sarat makna.

Masyarakat menyambut kehadiran Ridwan dan rekannya, Muhamad Tamher, S.Sos, dengan tangan terbuka dan mata berbinar, menyaksikan bahwa politik dapat berpihak pada kesejahteraan rakyat. Suasana ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momen di mana suara dan harapan warga bertemu dengan tanggung jawab moral seorang wakil rakyat, menciptakan resonansi emosional yang menyentuh hati setiap orang yang hadir. 

Di tengah deru angin kepulauan dan gemericik laut, terlihat bahwa politik bisa menjadi kekuatan yang menyejukkan, bukan hanya alat dominasi.

Ridwan Hidayatullah Umachina, SH, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar tugas formal, melainkan amanah moral yang menuntut keberpihakan pada masyarakat. “Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan mempercepat pembangunan yang sedang dilakukan warga Ohoi Rahangiar,” ucapnya dengan suara yang hangat namun tegas, seolah menyalakan api harapan di hati setiap warga, yang merasakan bahwa wakil mereka benar-benar hadir, bukan hanya hadir di atas kertas atau berita semata.

Setiap zak semen yang diserahkan tidak hanya simbol material, tetapi lambang kepercayaan dan tanggung jawab moral yang diemban Ridwan Hidayatullah Umachina, SH, terhadap komunitas yang sering terpinggirkan. Ia menegaskan bahwa politik yang sejati lahir dari aksi nyata yang menembus batas geografis, sosial, dan spiritual. Kehadirannya membawa energi baru yang mampu menghidupkan semangat warga, seakan menyampaikan pesan: pembangunan bukan sekadar fisik, tetapi penguatan nilai, iman, dan solidaritas yang menjadi jiwa komunitas.

Muhamad Tamher, S.Sos, menegaskan bahwa PKS hadir untuk membersamai masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian ekstra. Ia menjelaskan bahwa kerja nyata politik bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi membangun rasa percaya, memperkuat solidaritas, dan memastikan warga merasakan keadilan sosial. Di sini, setiap tangan yang menaruh semen, setiap langkah Ridwan yang menjejak di tanah kepulauan, menjadi bagian dari narasi besar: politik yang menyentuh hati manusia dan membangun kehidupan yang bermartabat.

Hi. Ahmad K. Latar, Ketua DPD PKS Maluku Tenggara, menambahkan bahwa komitmen partai bukan sekadar simbol, melainkan proses berkelanjutan yang berpijak pada nilai kemanusiaan. Ia menekankan bahwa PKS ingin hadir sebagai bagian dari solusi nyata, bukan sebagai pemeran tambahan dalam drama politik. Pesan ini bergema, mengingatkan bahwa kekuasaan sejati diukur dari kemampuan menghadirkan perubahan yang menyentuh kehidupan manusia, bukan dari angka suara atau popularitas.

Pemerintah Ohoi Rahangiar dan masyarakat menyambut aksi ini dengan penuh rasa syukur. Kehadiran Ridwan Hidayatullah Umachina, SH, disaksikan sebagai titik di mana aspirasi warga bertemu dengan tanggung jawab moral wakil rakyat. Dalam setiap senyum, sapaan, dan tatapan warga, tampak harapan yang hidup: bahwa pembangunan masjid adalah bukan sekadar struktur fisik, tetapi pengakuan atas spiritualitas dan identitas komunitas yang selama ini tersembunyi di balik derasnya arus pembangunan materialistik.

Sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya kesinambungan program, agar aksi sosial semacam ini tidak berhenti sebagai simbol semata. Bantuan harus diikuti dengan program pemberdayaan jangka panjang yang menguatkan kemandirian dan kapasitas warga. Ridwan dan timnya mendengar, menanggapi, dan berjanji untuk terus membangun dialog yang hidup, menjadikan politik bukan sebagai narasi kosong, tetapi praktik moral yang hadir di setiap aspek kehidupan.

Dalam perspektif filsafat sosial, tindakan ini mencerminkan etika kepedulian, di mana politik dipahami sebagai sarana merawat kehidupan bersama. Setiap zak semen, setiap kata yang diucapkan Ridwan, dan setiap senyuman warga menjadi bukti bahwa politik, iman, dan kerja nyata dapat bersinergi, membangun nilai yang lebih dalam, dan meninggalkan jejak yang tak ternilai bagi generasi mendatang.

Penyerahan 125 zak semen ini bukan sekadar berita; ia adalah cerita tentang bagaimana manusia dapat menyatu dengan masyarakatnya, menghadirkan harapan, iman, dan aksi yang nyata. Ridwan Hidayatullah Umachina, SH, melalui kehadirannya, mengingatkan bahwa politik yang beradab, iman yang hidup, dan kerja nyata yang tulus dapat menyatukan hati, membangun komunitas, dan menumbuhkan Maluku Tenggara yang lebih religius, adil, dan berkeadaban.(RHU)

Iklan tengah post Baca Juga
Jangan Lewatkan...
Iklan Natal
Klik ☝ untuk mengikuti akun Google News Kami
agar anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama